}
Alis Tipis ala Rihanna
Beauty

Alis Tipis ala Rihanna

by Intern 2
Tue, 07-Aug-2018

Commuters, tren makeup look itu emang nggak ada abisnya.

Kalian bisa lakukan sekreatif mungkin bahkan ada yang sampai senekat mungkin agar terlihat berbeda dengan makeup look yang lainnya. 

Bicara makeup look, salah satu bagian wajah yang satu ini pun paling disukai wanita dan merupakan bagian wajah yang paling penting, yaitu alis. 

Tak dapat dipungkiri, alis jadi salah satu bagian wajah yang paling diperhatikan serta dijaga. Bentuk alis juga dapat memberikan bentuk wajah yang berbeda.  

Dilansir dari Hufftingpost.com, Rihanna kembali menghidupkan kembali tren alis tipis dengan menampilkan alisnya yang tipis dengan bermahkota bunga ia tampil sebagai sampul majalah Vogue British untuk edisi September 2018, momen ini juga menjadi sejarah karena ia menjadi perempuan kulit hitam pertama yang tampil dalam sampul majalah Vogue British edisi September [edisi terpenting untuk semua majalah fashion].

Tercatat, Rihanna sudah tampil 12 kali dalam sampul majalah Vogue

Pemiliki nama lengkap Robyn Rihanna Fenty ini pun langsung jadi sorotan saat mem-posting tiga foto dengan bermahkota bunga, berpose elegan, dan berpenampilan dengan alisnya yang tipis ke akun Instagram-nya @badgalriri. 

Penampilannya dengan alis tipis itu pun membuat penyanyi R&B asal Barbados, Amerika Utara ini menjadi sorotan publik terutama para penggemarnya [Rihanna Navy]. 

Sherrille Riley, pendiri Nails & Brows mengatakan bahwa dirinya menyukai tampilan Rihanna pada sampul kecuali alisnya.  

"Alisnya terlalu mengekspos tampilannya, tidak membawa keseimbangan dan harmoni. Dia masih terlihat cantik, tapi di hari-hari biasa dia tidak akan mungkin untuk melakukan semua itu," ujar Sherrille dikutip dari The Guardians [1/8].  

Senada dengan Sherrille, penata rias dan presenter Lisa Potter-Dixon berkata tak perlu buru-buru menirukan alis Rihanna, apalagi untuk riasan harian.  

"Tetap dengan alis seperti biasa, penuh. Ini lebih bagus. Dan apa yang terlihat luar biasa di halaman depan Vogue, tak selalu terlihat luar biasa di kehidupan sehari-hari," kata Lisa dikutip dari The Independent [1/8]. 

Bicara alis tipis, sebenarnya tren alis tipis ini mulai populer pada masa kejayaan artis Maroko, Marlene Dietrich [sekitar 1930-an]. Ia dilaporkan mencukur habis alisnya kemudian melukis garis tipis untuk mendapat tampilan ini. 

Kemudian pada 1960-an, alis ini kembali populer tetapi tampilannya lebih natural. Artis Diana Ross dan Mia Farrow dikenal sebagai figur publik yang mengaplikasikan alis tipis. 

Terakhir pada 1990-an, aktris Gwyneth Paltrow membuat si alis tipis eksis lagi. Tak hanya Gwyneth, tren ini diikuti oleh deret artis lainnya, seperti penyanyi Gwen Stefani dan anggota Charlie's Angels, Drew Barrymore. 

Di sisi lain, Lisa menganggap Vogue dan Rihanna memerankan peranan besar pada kemunculan tren busana maupun riasan. Namun, ia berpendapat alis segaris tak perlu 'kembali'.  

Kehadiran penampilan Rihanna dengan alis tipis ini menandakan tren baru yang harus diwaspadai musim ini. 

Nah, kalau kamu gimana nih, CommuteGirls? Mau langsung coba atau pikir-pikir dulu? [][teks @yolabonnita | foto hufftingpost.com, bet.com]