}
Tips Mengaplikasikan Teknik Riasan Strobing
Beauty

Tips Mengaplikasikan Teknik Riasan Strobing

by Intern
Mon, 13-Aug-2018

CommuteGirls, pernah dengar teknik riasan wajah strobing? Strobing sebenarnya istilah lain yang digunakan untuk teknik riasan wajah highlighting. Strobing sebenarnya sudah ada sejak akhir era '90-an, yang saat itu disebut sebagai Jennifer Lopez look. Saat ini, strobing kembali populer sebagai teknik riasan yang paling banyak diaplikasikan para makeup artist dan beauty enthusiast.

Berbeda dengan contouring, teknik ini lebih mudah digunakan para pemula. Contouring bertujuan untuk memepertegas bentuk wajah dengan menggunakan produk makeup bernuansa cokelat. Sedangkan strobing adalah cara untuk mendapatkan riasan berkilau dengan mengaplikasikan highlighter di area wajah yang terkena cahaya.

“Asal usul strobing adalah dari runway di seluruh dunia. Tren ini adalah tentang kulit yang terlihat sehat daripada teknik contouring yang seperti pahatan,” kata Lijha Stewart, Director of Artistry And Education Make Up For Ever, dikutip dari Huffington Post.

Dengan memberi tambahan highlighter, kulit akan terkesan dewy, shimmery, dan glowing. Namun, karena kulit yang tampak ‘dewey’ tersebut mudah berkeringat, berikut adalah beberapa tips strobing dari Cosmpolitan:

1. Aplikasikan pelembab pada wajah terlebih dahulu.

Karena strobing adalah teknik agar kulit wajah terlihat bercahaya, jadi kamu harus memulasnya dengan pelembab terlebih dahulu. Bila kulit kamu berminyak, sebaiknya gunakan pelembab yang bebas minyak seperti Kiehl’s Sodium PCA Oil-Free Moisturizer.

2. Gunakan warna highlighter yang paling sesuai dengan warna kulit.

Untuk menghindari tampilan yang buram seperti tahun '90-an, pastikan highlighter yang kamu gunakan pas di kulit. Menurut Lijha Stewart, wanita berkulit cerah sebaiknya menggunakan highlighter putih atau pink-beige. Mereka yang memiliki warna kulit medium, sangat baik menggunakan highlighter bronze atau emas. Sementara highlighter peachy dan orange shimmer cocok untuk kamu yang berkulit gelap.

3. Hanya gunakan highligter di area wajah yang paling banyak terkena cahaya.