Rock Memberontak di Otak Eko Wustuk
Budaya

Rock Memberontak di Otak Eko Wustuk

by Pandu
Thu, 15-Oct-2015

Setelah merilis buku Catatan Pinggir Grunge Lokal dan Dua Senja Pohon Tua, Eko Wustuk masih 'membara' menghasilkan satu karya baru lagi. Dalam waktu dekat, pria berambut ikal ini akan menelurkan lagi satu buku baru, Rock Memberontak.

Bakal buku ketiga Eko Wustuk masih akan berjalan di alur tentang musik seperti dua buku sebelumnya. Tapi ada perbedaan mendasar di antara semuanya. Buku pertama, Catatan Pinggir Grunge Lokal berisi seputar review gigs grunge yang pernah Ia datangi. Buku kedua, Dua Senja Pohon Tua, yang dibuat bersama Dankie [Navicula & Dialog Dini Hari], ialah representasi prosa liris kisah nyata Pohon Tua.

Buku ketiga, Rock Memberontak, Eko berkolaborasi dengan dua dedengkot grunge, Che Cupumanik dan Robi Navicula. Masih dengan gaya narasi Eko Wustuk yang khas, Ia membedah isi kepala Che dan Robi. Juga mengoprek segala hal seperti proses produksi dan ide-ide kreatif ketika mereka membuat karya. 

“Dulu di zaman kita, perlu baca interview dari idola kita, misalnya Iwan Fals untuk bisa ngulik tentang karyanya. Tapi nggak benar-benar ada blue prints yang dibagiin. Apalagi gue nggak punya orangtua musisi. Jadi, perlu belajar semua sendiri,” terang Che pada interview Penjelasan buku Rock Memberontak

Oleh sebab itu, Che merasa tertarik dengan konsep buku yang akan digarap Eko. Ia dan Robi juga bersedia menjadi narasumber dengan maksud supaya bisa menolong siapa pun di luar sana yang ingin menjadi seperti mereka berdua.

Rencananya buku Rock Memberontak akan dicetak 2.000 kopi oleh penerbit Edraflo. Eko Wustuk bersama tim sedang melakukan crowdfunding lewat wujudkan.com agar buku ini bisa terealisasi dalam waktu dekat. [][teks @HaabibOnta | foto @aditamtomo]