Masjid Pink, Pertemuan Modern dan Klasik
Budaya

Masjid Pink, Pertemuan Modern dan Klasik

by Pandu
Fri, 23-Oct-2015

Di Iran ada sebuah masjid yang disebut Masjid Pink oleh para traveler. Dikatakan begitu karena karena tiap siang, interior Rumah Allah ini diterangi oleh sinar pink. Penyebabnya adalah sinar matahari yang merangsek masuk lewat jendela mosaik berwarna-warni.

Nama asli masjid ini sebetulnya Masjid Nasir Al Mulk, dibangun tahun 1876 oleh dua arsitek, Mohammad Hasan e Memar dan Mohammad Reza Kashi-Saz e Širazi. Masjid ini baru selesai 12 tahun kemudian karena desainnya yang unik dan rumit.

Jika dilihat secara seksama, desain bangunan ini seperti dibuat dengan software 3D paling canggih saat ini. Padahal tidak sama sekali. Dua arsitektur itu menggabungkan akar seni Islam, yaitu mosaik dengan bahan-bahan dari seantero Asia.

Kaca berwarna-warni itu dipesan dari Asia Barat, yang sudah tersohor sejak abad ke-8. Cat pada dinding itu didatangkan dari Timur Tengah dan Anatolia. Sementara, Keramik pada lantai berasal dari Turki.

Pengerjaan Masjid ini diperintah langsung oleh Sultan yang berkuasa ketika itu, Mirza Hasan Ali. Selain disebut Masjid Pink, tempat ini juga punya nama lain seperti Masjid Pelangi, Masjid Warna-warni, dan Masjid Kaleidoscope. [][teks @HaabibOnta/berbagai sumber | foto muslimheritage]