Pencak Silat Paling Dahsyat
Budaya

Pencak Silat Paling Dahsyat

by Yogira
Tue, 14-Apr-2015

"Ciaat…plak..plak..hiaaat…!!" Itulah teriakan khas  pencak silat. Bela diri dari Indonesia ini sudah melanglang ke mancanegara. Bahkan, pencak silat punya peran tersendiri untuk kesuksesan film The Raid, yang dibintangi Iko Uwais.

Tak ada yang bisa memastikan secara tepat, kapan pertama kali pencak silat lahir. Maklum, seni tarung ini berkembang secara turun temurun di berbagai daerah di Indonesia dengan ciri, jurus, dan aliran berbeda-beda. Meski begitu, hingga sekarang ini, ada 5 aliran pencak silat yang dianggap paling dahsyat karena jurus-jurusnya yang mematikan juga karena banyak pengikutnya. Inilah mereka:

PENCAK SILAT CIMANDE
Dianggap sebagai aliran pencak silat tertua di Indonesia. Konon awal mulanya berasal dari daerah Cianjur, Jawa Barat. Banyak yang menyebut pelopornya adalah Abah Khaer. Yang jadi ciri utama perkelahiannya adalah teknik kuda-kuda dari jarak jauh agar bisa menjaga diri dari serangan lawan.
Jurus Utama:  
» Kelid Cimande: terdiri dari 33 jurus dengan ciri utama menangkis dan merobohkan lawan.
» Pepedangan Cimande: jurus dengan teknik pemakaian golok, baik untuk menangkis, maupun untuk menyerang. Biasanya yang latihan jurus ini menggunakan bambu sebagai senjata pengganti.
» Tepak Selancar: Jurus yang disajikan untuk memamerkan keindahan gerak semata, yang biasanya diiringi musik kendak pencak.

PERISAI DIRI [PD]
Pencipta teknik dan aliran silat Perisai Diri adalah Pak Dirdjo. Kabarnya, aliran silat ini pengikutnya banyak di beberapa negara, seperti di Australia, Jepang, Amerika, dan beberapa negara di Eropa. Ciri utama PD adalah teknis mengelak yang praktis dan efektif saat menyerang lawan. Teknik asli pencak silat ini diambil dari gerakan aliran Siauw Liem Sie [Shaolinshi], yang dimodifikasi oleh Pak Dirdjo.
Jurus Utama:
Jurus Burung Meliwis, Burung Kuntul, Burung Garuda, Naga, Harimau, Satria, Pendeta, dan Putri.

BELADIRI TANGAN KOSONG [BETAKO] MERPATI PUTIH
Aliran ini berawal dari kehidupan orang keraton di Yogyakarta. Pertama kali dikembangkan oleh salah satu keluarga Kraton bernama Sampeyan Dalem Inkang Sinuhun Kanjeng Susuhunan Pangeran Prabu Mangkurat Ingkang Jumeneng Ing Kartosuro. Merpati Putih secara resmi didirikan sebagai perguruan silat pada 2 April 1963 di Yogyakarta. Ciri khas aliran ini adalah teknik memanfaatkan tenaga dalam dari tubuh melalui gerakan tangan kosong.
Jurus Utama:
Pernapasan Pembinaan, Pernapasan Pengolahan, Rangkaian Gerak Praktis. Rangkaian Gerak Terikat, dan Rangkaian Gerak Bebas.

PERSAUDARAAN SETIA HATI [SH]

Aliran dan jurus-jurus silat perguruan silat ini merupakan warisan Ki Ngabei Soerodiwirjo, yang menurunkan 36 jurus hasil perpaduan jurus-jurus silat dari berbagai daerah, terutama dari Jawa Barat, Betawi, dan Minangkabau. Ciri utama aliran silat ini adalah pengemblengan secara bertahap mulai tingkat dasar bagi siapa saja yang ingin mengikuti tingkatan jurus pada perguruan ini.
Jurus Utama: Jurus 25 dan Jurus 12.

TAPAK SUCI PUTERA MUHAMADIYAH 
Aliran dan perguruan silat ini berdiri pada 31 Juli 1963 di Kaumaan, Yogyakarta, dengan ketua pertama, H. Djarnawi Hadikusumo. Ciri utama tapak suci adalah teknik beladiri tangan kosong dengan jurus-jurus yang mengambil dari gerak binatang dan bunga.
Jurus Utama: Katak, Lembu, Merpati, Harimau, Ikan Terbang, Naga, Rajawali, dan Mawar. [][teks @yofirza/berbagai sumber | foto courtesy of karuhuncimande.org/courtesy of fabian1802wordpress.com]