Nyaris Langka, Makanan Khas Betawi Ini
Budaya

Nyaris Langka, Makanan Khas Betawi Ini

by Pandu
Tue, 20-Jun-2017

Menemukan pedagang kerak telor di seputar Jakarta tidaklah sulit. Kamu nggak perlu nunggu datangnya Pekan Raya Jakarta di Kemayoran. Cukup main saja ke Kota Tua atau Monas jika ingin menyicipinya. Pasti ada yang berdagang.

Kerak telor bisa dibilang beruntung karena banyak peminatnya. Sayangnya, nggak semua kuliner khas Betawi seberuntung kerak telor. Perlahan-lahan, menu Betawi mulai hilang dari peredaran.

Kalau ada yang jual menu berikut, beli dan sebarkan yaa. Supaya kuliner khas Betawi tetap lestari.

1. Bubur Ase

Legendanya, bubur ini diisi kentang, tetelan, asinan, dan tahu. Terakhir disiram kuah semur. Beuh kebayang gurihnya nggak tuh?

2. Ketupat Babanci

Yang sulit adalah mencari bahan-bahannya. Misal buah jail-jali, tai angin, dan botor. Pasar mana yang jual? Padahal gurihnya sayur ini sudah melegenda. 

3. Sayur Besan

Karena cuma dihidangkan tiap besanan, jadilah makin hilang dari peredaran. Isi sayur ini terubuk. Ada yang tau itu apa?

4. Gabus Pucung

Akibat rawa dan air tawar mulai hilang dan tercemar, ikan gabus juga makin punah. Imbasnya yaa sebagai kuliner, gabung pucung kian langka.

5. Kue Dongkal

Pelan tapi pasti, ada lagi yang mulai berjualan kue ini. Seperti di Jl. Pangeran Antasari. Langsung cuss kalau mau coba yaa.

6. Kue Rangi

Aroma parutan kelapanya itu lho, wangi banget. Terus disiram gula merah cair, mantep banget. Sumpah. [][teks @haabib_onta | foto warungbetawibangnur.blogspot.co.id]