Industri Seni Peran buat Nia diNata
Celeb

Industri Seni Peran buat Nia diNata

by Pandu
Thu, 06-Apr-2017

Industri perfilman dalam negeri sudah bangkit dari kubur. Hampir tiap bulan ada saja film lokal yang rilis dan memajang poster. Tapi itu saja belum cukup sebetulnya. Industri perfilman sejatinya menuntut kualitas, bukan cuma kuantitas.

Nia diNata, saat kami temui di IFI, Jakarta mengutarakan isi kepalanya tentang dunia perfilman kini. Bahwa sedikit sekali ada aktor yang betul-betul professional, yang tau beda antara panggung teater dan layar film.

“Di luar, ketika aktor teater bermain untuk film, mereka akan menyesuaikan. Karena di film kita bisa close up, jadi nggak perlu over waktu berakting. Beda sama teater yang memang harus berlebihan.”

Sutradara yang baru merilis film Ini Kisah Tiga Dara ini mengatakan, akting untuk teater itu menjiwai keluar, ekspresif. Sedangkan film menjiwai dari dalam, sebisa mungkin terlihat seperti kehidupan nyata. Dia mencontohkan Morgan Freeman pada seri Inside Actor Studio yang berakting biasa saja tanpa kelebihan apa pun. “Tapi ya itu real life [kehidupan nyata],” katanya.

Tapi ia juga menyayangkan kalau materi dasar seperti itu kadang tidak didapat oleh aktor pemula. Ditambah kurikulum di sini belum memasukan teater sebagai materi pelajaran.

“Di sini itu ada banyak kesempatan [casting], tapi sedikit sekali yang mengantri. Kebalikan dari yang di luar.”

Sedangkan industri perfilman itu berkaitan dengan seni pertunjukan. Nia diNata juga berharap, pemerintah mau mendorong teater komunitas agar hiburan bisa diakses oleh siapa saja. Jadi, mereka nggak melulu ke mall untuk nonton film atau pertunjukan seni. Apalagi teater di Jakarta masih bisa dihitung jari. Salah satunya TIM. Dan cuma itu yang dipunya Jabodetabek.

Sebagai bocoran, Nia diNata berencana membuat seri Inside Actor Studio versinya. Supaya banyak orang yang bisa belajar juga. [teks & foto @haabibonta]