10 Hal Perlu Diketahui dari MEA
Ekonomi

10 Hal Perlu Diketahui dari MEA

by Yogira
Mon, 18-Jan-2016

Tahun 2016 ini, 10 negara di Asia Tenggara berupaya menyatukan visi dalam program Masyarakat Ekonomi ASEAN [MEA] alias ASEAN Economic Community [AEC]. Tujuannya, ASEAN jadi salah satu kawasan pasar perekonomian terbesar di dunia.

Nah, berikut adalah 10 hal yang perlu diketahui tentang MEA. Siapkah warga Indonesia bersaing dengan negara ASEAN lainnya dalam berkerja dan berwiraswasta?

1. Gravitasi ekonomi global mulai bergeser ke arah Asia. China dan India kini jadi raksasa ekonomi Asia. Kondisi ini sangat berpengaruh pada pertumbuhan ekonomi di Asia Tenggara.

2. ASEAN akan jadi pasar bebas dengan basis produksi tunggal dalam satu kesatuan wilayah, baik dari sisi produk barang, jasa, investasi, maupun tenaga kerja terampil.

3. Pada 2013, ASEAN sudah diprediksi sebagai salah satu wilayah dengan laju ekonomi terbesar ke-7 sedunia, yang ditandai dengan produk domestik bruto gabungan $ 2,4 triliun. Posisinya akan menjadi ke 4 terbesar dunia pada tahun 2050 jika tren pertumbuhan terus berlanjut.

4. Potensi pasar ASEAN akan lebih besar daripada Uni Eropa atau Amerika Utara karena ASEAN memiliki angkaran kerja terbesar ketiga di dunia dengan usianya relatif masih muda.

5. ASEAN adalah salah satu wilayah ekonomi paling terbuka di dunia, dengan total ekspor barang dagangan lebih dari $ 1,2 triliun dengan hampir 54% dari ekspor global.

6. ASEAN mengambil langkah pendekatan lebih hati-hati untuk menyatu dengan ekonomi regional dari Eropa. ASEAN belum mempertimbangkan memakai mata uang tunggal. 

7. Ada 4 insiatif dasar terbentuknya MEA, yakni: 1]. Menciptakan pasar tunggal dan basis produksi; 2]. Meningkatkan daya saing; 3]. Mempromosikan pembangunan ekonomi yang adil; 4]. Mengintegrasikan ASEAN dengan ekonomi global.

8. Infrastruktur fisik ASEAN akan meningkatkan rantai dan jaringan produksi regional, dengan pembangunan yang terpadu di bidang transportasi, maritim, dan saluran listrik.

9. Tantangan MEA adalah ‘menjembatani’ perekonomian antar-anggota ASEAN dari “kesenjangan pembangunan” antara negara yang sudah lebih maju, dengan yang baru masuk anggota.

10. ASEAN membutuhkan rencana jangka panjang agar aspirasi pembangunan 10 negara anggotanya tetap terjaga. Caranya, dengan reformasi struktural secara nasional untuk integrasi ekonomi regional. [][teks @firza/adb.org, berbagai sumber | foto thecatholiceconomistphilippines.wordpress.com, requisitoire-magazine.com]