10 Hal Tentang TNI
Fakta & Trivia

10 Hal Tentang TNI

by Yogira
Thu, 05-Oct-2017

Hari jadi Tentara Republik Indonesia [TNI] setiap tahun diperingati pada 5 Oktober. Tapi, yakin deh, orang nggak semua tahu tentang sejarah dan sepak terjang TNI. Nah, biar nambah wawasan, ini kilasan fakta-faktanya.

#1.

TNI awal perkembangannya adalah Badan Keamanan Rakyat [BKR], yang dibentuk karena ancaman Belanda yang ingin menjajah Indonesia lagi.

#2.

Tanggal 5 Oktober 1945, BKR berganti nama jadi Tentara Keamanan Rakyat [TKR], tak lama kemudian berubah nama lagi jadi Tentara Republik Indonesia [TRI]. Baru pada 3 Juni 1947, pemerintah menetapkan organisasi militer ini jadi Tentara Nasional Indonesia [TNI]. 

#3.

Tanggal 17 Oktober 1952 terjadi konflik di tubuh TNI. Imbasnya, TNI mendirikan partai politik bernama Ikatan Pendukung Kemerdekaan Indonesia [IP-KI], yang ikut serta dalam Pemilihan Umum tahun 1955.

#4.

Visi TNI adalah terwujudnya pertahanan negara yang tangguh. Sedangkan misi TNI adalah menjaga kedaulatan dan keutuhan wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia [NKRI] serta keselamatan bangsa.

#5.

TNI dibagi tiga, yakni TNI Angkatan Darat [terdiri dari sejumlah Kodam, Kostrad, Kopassus, Kodiklat, Seskoad, dan Akmil]. TNI Angkatan Laut [Armabar, Armatim, Kolinlamil, Lantamal, Marinir, Kodiklatal, Seskoal, AAL]. TNI Angkatan Udara [Korps AU 1 & 2, Kodiklat AU, Koharmat AU, Kohanudnas, Korpakhas, Sesko AU, AAU, Kosek 1,2,3,4].

#6.

Pada awal masa Orde Baru, TNI lebih sering disebut ABRI [Angkatan Bersenjata Republik Indonesia], dengan unsur angkatan perang ADRI [Angkatan Darat Republik Indonesia], ALRI [Angkatan Laut Republik Indonesia] dan AURI [Angkatan Udara Republik Indonesia]. Namun sebutan itu tak bertahan lama dan namanya kembali jadi TNI.

#7.

Sejak awal pembentukannya hingga sekarang, TNI sudah melahirkan 19 panglima TNI [berdasarkan hierarki dan pengertian umum/tanpa pertimbangan perubahan nama sejak pembentukannya]. Mereka adalah:
1.    Letnan Jenderal Urip Sumohardjo
2.    Jenderal Sudirman
3.    Jenderal Major TB Simatupang,
4.    Jenderal TNI Abdul Haris Nasution
5.    Jenderal TNI Soeharto
6.    Jenderal TNI Maraden Panggabean
7.    Jenderal TNI M. Yusuf
8.    Jenderal TNI L.B. Moerdani
9.    Jenderal TNI Try Sutrisno
10.  Jenderal TNI Edi Sudradjat
11.  Jenderal TNI Feisal Tanjung
12.  Jenderal TNI Wiranto
13.  Laksamana TNI Widodo Adi Sutjipto
14.  Jenderal TNI Endriartono Sutarto
15.  Marsekal TNI Djoko Suyanto
16.  Jenderal TNI Djoko Santoso
17.  Laksamana TNI Agus Suhartono
18.  Jenderal TNI Moeldoko
19.  Jenderal TNI Gatot Nurmantyo

#8.

Terkait Dwifungsi ABRI, yang dicanangkan Presiden Soeharto, sebelumnya TNI dan POLRI harus menyatu. Namun, pada masa reformasi, TNI dan Kepolisian Negara Republik Indonesia dipisahkan kembali.

#9.

Keberadaan TNI bisa berlangsung karena mendapatkan anggaran dari negara melalui APBN. Dalam sepuluh terakhir ini, anggaran buat TNI yang terbesar adalah pada tahun 2015, dengan jumlah Rp. 102,3 triliun.

#10.

TNI membentuk klub sepakbola bernama PS TNI, yang didirikan pada tahun 2015. Ketua umumnya Edy Rahmayadi, dan manajernya Brigjen [TNI] Rudi Yulianto. PS TNI kini berkompetisi di Liga 1 Indonesia. [][teks @yogirudiat/tni.mil.id, berbagai sumber | foto TNI Angkatan/twitter, moddb.com]