}
Fakta Megalodon, Hiu Raksasa di Zaman Purba
Fakta & Trivia

Fakta Megalodon, Hiu Raksasa di Zaman Purba

by Intern
Wed, 15-Aug-2018

Commuters, sudah nonton The Meg? Ya, film Hollywood yang mengangkat tema tentang hiu raksasa itu sedang ramai diperbincangkan. Bercerita tentang hiu purba besar bernama Megalodon atau lebih dikenal sebagai ‘Meg’, monster raksasa itu menebar teror kepada manusia yang ingin menjelajahi dunia bawah laut.

Bukan hanya The Meg yang mengangkat tema film mengenai hiu pemangsa manusia. Pada 43 tahun silam, Steven Spielberg merilis Jaws yang merupakan film bertema hiu. Lantas, apa yang kita ketahui tentang predator raksasa itu? Apa dampak dari film-film bertema hiu terhadap subjek nyata mereka? 

Hidup atau Mati?

Dilansir dari BBC Science & Environment, peneliti hiu dan Megalodon dari Universitas Swansea ingin memecahkan beberapa mitos yang selama ini beredar di masyarakat. Menurut Dr. Catalina Pimiento, keberadaan Megalodon sudah punah sejak 2,6 juta tahun silam.

“Mereka sudah punah. Tidak mungkin masih ada,” kata Dr. Pimiento.


Dalam film The Meg, Megalodon dikisahkan telah bertahan selama beberapa zaman di daerah yang sebelumnya tidak dikenal manusia, yakni di laut dalam sekitar Pantai Cina. Namun, Dr. Pimento berpendapat bahwa Megalodon hidup di air yang tidak lebih dari 200 meter di sekitar wilayah pesisir.

Megalodon diperkiraan memiliki tubuh sepanjang 13-18 meter atau hampir sepanjang dua bus tingkat. Sementara dalam film The Meg, hewan purba itu divisualkan memiliki panjang lebih dari 25 meter.

Kenapa Megalodon Mati?

Tak ada bukti yang dapat memastikan kepunahan Megalodon karena ukuran tubuhnya. Namun, seperti yang disampaikan oleh Dr. Pimento, faktor makanan adalah penyebab kematian Megalodon. Permukaan laut yang berubah cepat sekitar 2,6 juta tahun lalu berdampak pada ekosistem pesisir yang dihuni oleh hiu raksasa.

Selama beberapa juta tahun, sekitar 36% hiu, penyu, burung dan mamalia laut punah. Megalodon adalah garis keturunan hiu raksasa terakhir, sebelum digantikan oleh predator yang lebih kecil dan tangkas seperti hiu putih besar.

Dampak dari Film Bertema Hiu

Menurut Dr. Pimento, para kreator film bertema serangan hiu sangat berdampak pada citra predator laut itu. Diperkirakan, populasi hiu di lepas pantai Amerika Serikat terkena dampak setelah film Jaws pada 1975 silam. 

"Jaws memiliki dampak besar pada perlindungan hiu dan berperan dalam memberi mereka reputasi buruk,” jelasnya.

Saat ini, hiu terancam perburuan manusia. Beberapa bagian tubuh hiu diambil untuk dimanfaatkan sebagai makanan dan obat-obatan tradisional. Selain itu, hiu juga bersaing dengan manusia untuk mendapatkan makanan. Jika Megalodon masih hidup sampai saat ini, kemungkinan besar manusia akan menghadapi bahaya yang lebih besar. [][teks @amuspitsari/BBC Science & Environment | foto @BBC, phys.org & pinterest.se]