}
Fakta Seafood Mengejutkan
Fakta

Fakta Seafood Mengejutkan

by Sherra
Tue, 06-Oct-2015

Hidangan laut, entah itu udang, lobster, ikan, atau cumi itu rasanya memanjakan lidah. Di beberapa negara, makanan laut sudah menjadi makanan pokok. Tapi apa kamu tahu soal fakta yang cukup mengejutkan soal seafood?

1. Lobster dan kepiting bisa merasakan sakit

Penelitian telah menunjukkan, kelompok krustasea seperti lobster, kepiting, udang benar-benar bisa merasakan sakit. Namun, kepercayaan umum muncul sejak krustasea memiliki nociceptors [reseptor yang mengingatkan terhadap rangsangan berbahaya tetapi nggak menyebabkan rasa sakit]. Namanya juga makhluk hidup, logikanya mereka akan merasakan sakit. Apalagi harus diikat di tempat penyimpanan, lalu direbus hidup-hidup sampai matang. Kalau berpendapat mereka nggak akan tersiksa, itu nggak manusiawi banget.

2. Nematoda parasit?

Yap, semacam ikan trout dan salmon adalah target umum untuk parasit cacing gelang seperti Anisakis simplex. Contoh parasit dari kelompok nematoda adalah cacing tambang, cacing kremi, dan cacing perut. Harusnya sih nggak bermasalah kalau ikan dimasak dengan benar. Hati-hati jika mengonsumsi ikan mentah atau kurang matang! karena anisakiasis menghantui tubuh. Jangan kaget kalau menemukan bangkai cacing di dalam daging ikan setelah memasaknya.

3. Khasiat pembuluh vena udang

Udang merupakan salah satu hidangan makanan laut yang paling populer di dunia. Nah, tapi banyak yang bingung apakah pembuluh darah venanya harus dibuang atau nggak? Pembuluh darah ini sebenarnya adalah usus udang. Jadi, baik juga kalau menangkap udang yang masih memiliki sisa-sisa makanan terakhirnya didalam usus tersebut. Jadi, nggak begitu bermasalah kok kalau nggak dibersihkan.


4. Mahi-mahi bukan Lumba-lumba

Banyak orang yang bingung apakah ikan mahi-mahi itu masih sejenis dengan lumba-lumba atau bukan. Mahi-mahi memiliki kebiasaan berenang bersama perahu dan dikenal juga sebagai dolphinfish. Nah, bagi nelayan, ikan mahi-mahi yang dikatakan sama dengan lumba-lumba adalah hal buruk. Itu karena kebanyakan orang nggak mau makan lumba-lumba karena kelucuan, kecerdasan, dan tingkat merkuri mereka yang sangat tinggi. Nah, makanya nama dolphinfish di toko diganti dengan mahi-mahi agar orang nggak bingung.


5. Ikan mentah beku

Di Amerika Serikat, sushi dan sashimi biasanya dibekukan sebelum disajikan untuk membunuh bakteri sebelum dijual. Itu karena pihak berwenang di Amerika Serikat cukup peduli tentang orang-orang makan makanan mentah. Tuna adalah salah satu pengecualian dari aturan pembekuan tersebut. Meskipun banyak juga yang menjualnya dalam keadaan beku.

6. Sirip ikan hiu

Ikan hiu bukan makhluk laut favorit semua orang. Banyak pihak yang menangkap hiu, memotong sirip mereka, dan melemparkannya kembali ke laut dalam kondisi mati. Lalu, muncullah aturan dari Uni Emirat Arab dan banyak otoritas lainnya yang melarang praktek pengambilan sirip hiu. Mereka juga menyatakan kalau menangkap ikan hiu, seluruh tubuhnya juga harus dibawa kembali ke pelabuhan. Di Cina, sup sirip ikan hiu harganya sekitar 100 dolar Amerika per mangkuk lho. Dengan makan sup sirip hiu, maka status sesorang menjadi tinggi. Di jaman modern, makan sup sirip hiu telah menjadi lebih dari sebuah ritual untuk menandai acara khusus atau pertemuan bisnis. Parahnya, penambahan sirip hiu dalam sup bukan untuk menambahkan rasa, tapi cuma untuk memberikan tekstur ke dalam sup. Tega sekali ya membunuh hiu hanya untuk itu..

7. Fakta Ikan Skandinavia

Orang Skandinavia lebih gemar makan makanan yang berasal dari ikan. Selain mengubah telur ikan [roe] atau ikan herring [ikan laut yang memiliki warna cerah keperakan] menjadi makanan asin lezat, ikan juga dijual dalam stoples acar. Acar ikan herring adalah salah satu hidangan yang paling populer, yang disajikan dalam berbagai rasa. Beberapa peneliti di Swedia telah membuktikan bahwa kandungan pada ikan sangat bermanfaat bagi kesehatan terutama asam lemak Omega-3 yang kaya akan manfaat pada tubuh.

8. Pantang makan kerang pada bulan tanpa huruf 'R'

Beberapa pencinta seafood ada yang percaya soal ini, ada juga yang nggak. Aturan makan kerang saat bulan yang mengandung huruf "R", misalnya Februari, Maret, April, berasal dari penduduk asli Amerika yang memberi nasihat kepada peziarah dan pemukim internasional lainnya. Semua bulan tanpa "R" misalnya Mei, Juni, Juli adalah di sekitar musim panas, ketika ganggang mekar dan kerang mengandung racun jahat. Mereka nggak ingin mengalirkan racun itu ke tubuhnya. Juga, kerang berkembang biak menjadi banyak selama musim panas. Tapi sekarang, kerang yang dibeli di toko biasanya dibudidayakan secara komersial.

9. Belut dan penemuan anfilaksis

Sushi dan sashimi mentah biasanya dibekukan terlebih dahulu agar saat disajikan aman dan terasa segar. Beda dengan belut yang harus dimasak dahulu kalau ingin merasakan kelezatannya. Kalau nggak? Daging belut yang tadinya akan terasa nikmat, akan berubah menjadi makanan laut mematikan. Darah belut yang mentah mengandung racun yang dapat membunuh siapa saja. Pembekuan yang dilakukan biasanya hanya untuk menangani bakteri atau cacing Anisakis, bukan untuk menghilangkan racun dari darah belut. Satu-satunya cara adalah memasaknya dengan benar. Gejala awal keracunan darah belut adalah timbulnya alergi parah yang perlahan merusak sistem kekebalan tubuh dan akan berdampak buruk. [][teks @saesherra/listverse.com | foto listverse.com]