}
Fakta Mengenai Lahan Gambut Indonesia
Fakta

Fakta Mengenai Lahan Gambut Indonesia

by Dedi
Fri, 09-Oct-2015

Kebakaran lahan gambut di Sumatera dan Kalimantan belakangan ini terus menduduki peringkat atas pemberitaan nasional. Bahkan kabarnya, musibah asap pekat ini juga menyinggahi sejumlah negara tetangga. Yuk kita bedah soal lahan gambut ini..

1. Gambut terbentuk dari timbunan bahan organik yang sebagian lapuk, menumpuk dalam jangka waktu yang sangat lama, dan selalu dalam keadaan basah.

2. Lahan gambut menyimpan karbon secara signifikan, yaitu 20-35% dari total karbon yang tersimpan di permukaan bumi.

3. Lahan gambut di Indonesia adalah penyimpan karbon sebesar 3-6 kali lebih tinggi daripada lahan gambut di daerah yang beriklim sedang.

4. Setidaknya 550 Gigaton karbon tersimpan dalam lahan gambut di Indonesia atau dua kali jumlah seluruh karbon yang tersimpan pada hutan di seluruh dunia.

5. Data terkini mengenai luas lahan gambut dari Kementerian Pertanian pada 2011, adalah 14,905 juta hektar.

6. Wetlands International pada 2004 menyebutkan luas lahan gambut di Indonesia sejak tahun 1981 sampai 2004 berkurang sekitar 6 juta hektar.

7. Sejak tahun 2000 hingga tahun 2010, lahan gambut terdegradasi dengan cepat, yaitu dengan total laju degradasi lahan gambut 2,2 juta hektar.

8. Degradasi lahan gambut terbesar terjadi di Sumatera, dengan laju degradasi sebesar 1,3 juta hektar.

9. Kalimantan memiliki laju degradasi lahan gambut terbesar kedua, yaitu 1 juta hektar dan Papua peringkat ketiga dengan degradasi sebesar 366,000 hektar.

10. Penyebab degradasi lahan gambut terbesar di Indonesia adalah kebakaran lahan gambut akibat konversi hutan gambut untuk pemanfaatan lahan lain.

11. Emisi karbon akibat kebakaran lahan gambut mencapai 75% dari total emisi karbon, menambah kontribusi terhadap pemanasan global dan perubahan iklim. [][teks dd_sarwono/simpotenda.com | foto cikalnews.com/okezone.com]