}
Mitos dan Fakta Petir
Fakta

Mitos dan Fakta Petir

by Pohan
Mon, 30-Mar-2015

Apa itu petir?
Petir merupakan hasil penumpukan dan pembuangan energi listrik antara muatan positif dan negatif. Kebanyakan petir terjadi dalam awan atau antara awan dan tanah.

Kilatan cahaya petir rata-rata bisa menyalakan lampu pijar 100 watt selama lebih dari 3 bulan. Udara di dekat sambaran petir lebih panas daripada permukaan matahari.

Seseorang yang mati atau cedera akibat petir, kebanyakan di luar ruangan dan sebagian besar terjadi di musim panas. Banyak kebakaran di AS bagian Barat dan Alaska yang disebabkan petir.

Mitos: Petir tidak pernah menyerang dua kali di tempat yang sama.
Fakta: Petir akan menyerang tempat yang sama berulang kali terutama tempat yang tinggi.

Mitos: Jika tidak hujan, tidak ada bahaya petir.
Fakta: Petir sering menyerang dalam kondisi tidak hujan dan dapat terjadi sejauh 10 mil dari curah hujan apapun.

Mitos: Sepatu atau ban karet kendaraan melindungi dari sambaran petir.
Fakta: Keduanya tidak memberikan perlindungan. Yang melindungi itu kerangka baja pada kendaraan [jika tidak disentuh].

Mitos: Orang yang kena sambar petir tidak boleh disentuh.
Fakta: Tubuh manusia aman disentuh karena tidak menyimpan muatan listrik [memberikan pertolongan pertama].

Mitos: Jika sedang hujan deras lebih baik berlindung di bawah pohon.
Fakta: Saat hujan deras, lebih baik basah-basahan daripada berteduh di bawah pohon karena kemungkinan besar malah kena sambar petir karena listrik mengalir dari tanah.

Mitos: Bagian dalam rumah aman dari sambaran petir.
Fakta: Aman jika perlengkapan listrik seperti kabel televisi, telepon dimatikan. Kalau tidak, bisa kena sambar petir. [][teks @pohanpow/factmonster.com | foto dok. imgkid.com]