}
Sejarah Bekasi
Fakta

Sejarah Bekasi

by Dedi
Tue, 01-Dec-2015

Menurut Poerbatjaraka, seorang ahli Sanskerta dan Jawa Kuno, asal mula kata Bekasi berasal dari kata Chandrabhaga yang berarti "bagian dari bulan".

Chandrabhaga lambat laun berubah menjadi Bhagasasi yang disingkat menjadi Bhagasi yang dalam pelafalan Belanda disebut sebagai Bacassie dan akhirnya menjadi Bekasi.

Sejarah Bekasi dimulai dari adanya Panitia Amanat Rakyat Bekasi yang menentang pemerintahan negara RIS-Pasundan dan menuntut kembalinya Negara Kesatuan RI. Panitia Amanat Rakyat Bekasi mengadakan rapat raksasa di Alun-alun Bekasi yang dihadiri sekitar 40.000 rakyat Bekasi pada tanggal 17 Februari 1950 dan menghasilkan 4 tuntuntan rakyat bekasi yang berisi:

1. Penyerahan kekuasaan Pemerintah Federal kepada Republik Indonesia.

2. Pengembalian seluruh Jawa Barat kepada Negara Republik Indonesia.

3. Tidak mengakui lagi pemerintahan selain Pemerintahan Republik Indonesia.

4. Menuntut kepada Pemerintah agar nama Kabupaten Jatinegara diganti menjadi Kabupaten Bekasi.

Setelah dibicarakan dengan DPR RIS dan Mohammad Hatta, akhirnya disetujui penggantian nama Kabupaten Jatinegara menjadi Kabupaten Bekasi dan diperkuat dengan UU No. 14 Tahun 1950, Kabupaten Bekasi resmi dibentuk dengan tanggal 15 Agustus 1950 sebagai hari jadinya.

Lalu pada tanggal 2 April, Kantor Pemda Bekasi yang tadinya dipusatkan di Jatinegara, dipindahkan ke gedung Mustika Pura, Bekasi Kaum.

Kabupaten Bekasi memiliki luas 1.484,37 km2 dengan batas Utara Laut Jawa, Selatan Kabupaten Bogor, Barat DKI Jakarta dan Timur Kabupaten Karawang. [][teks @dd_sarwono/infoseputarkawasanmm2100.blogspot.com | foto infoseputarkawasanmm2100.blogspot.com]