}
Tradisi Natal di Berbagai Negara
Fakta

Tradisi Natal di Berbagai Negara

by Dedi
Mon, 21-Dec-2015

Selain pergi ke gereja dan beribadah bersama, tiap negara mempunyai tradisi tersendiri dalam merayakan lahirnya Yesus Kristus, Sang Juru Selamat yang unik dan menjadi ciri khas dari negara itu seperti berikut:

1. Alaska

Natal dirayakan di Alaska setelah Thanksgiving dengan berpesta di jalan utama dan berakhir dengan merayakan Pesta Epiphany di tanggal 6 Januari.

Anak-anak membawa bintang Natal tradisional yang diikat di tiang dan berkunjung dari rumah ke rumah lsambil menyanyikan lagu-lagu Natali. Mereka akan diberi hadiah seperti kue, permen, Maple-Frosted Doughnut, salmon asap, dan sebuah kue ikan yang disebut Piruk. 

2. Argentina

Keluarga Argentina merayakan Natal selama musim panas. Malam Natal dimeriahkan dengan pesta BBQ, kembang api dan bertukar hadiah ketika tengah malam.

Anak-anak juga akan menyambut kedatangan Tiga Raja dari Timur pada tanggal 6 Januari. Maka mereka akan meninggalkan sebuah baki kecil berisi permen dan mainan kecil di samping tempat tidur mereka.

3. Ethiopia

Natal disebut dengan Ganna dan dirayakan pada tanggal 7 Januari. Peserta kebaktian berkeliling mengitari Gereja tiga kali sambil membawa lilin. Pria dan wanita juga dipisahkan selama 3 jam sepanjang kebaktian.

Selesai kebaktian, mereka akan makan malam bersama dengan aneka makanan tradisional seperti Doro Wat, Sup Pedas, dan Injera, sebuah roti Pancake yang diletakkan di wadah perak. 

4. Finlandia

Saat Natal, warga berkunjung ke kerabatnya pada sore hari dan dilanjutkan dengan menyalakan lilin di makam kerabat untuk mengingat mereka.

Malamnya seorang pria akan berperan sebagai Santa Klaus dan membawakan berbagai hadiah ke  anak-anak. Dan setelah perayaan khusus Santa ini selesai, dilanjutkan dengan makan makanan tradisional seperti ham asin, kentang, sayuran, biskuit dan roti.

Perayaan Natal di Finlandia diakhiri dengan pergi ke sauna bersama-sama.

5. Italia

Ada tradisi memajang patung kayu bayi Yesus di sudut-sudut rumah dan gereja yang disebut Nativity dan anak-anak akan menggantung kaus kaki yang nantinya akan diisi dengan bertbagai hadiah oleh La Befana [Santa Klaus versi Italia].

Selain itu, warga Italia juga akan mengadakan sebuah pesta di malam Natal. Dalam pesta makan malam ini, mereka akan menghadirkan tujuh macam ikan yang dimasak dengan cara tradisional.

6. Swedia

Bukan Santa Klaus, anak Swedia lebih menantikan Santa Lucia, sang Santa pelindung cahaya, karenanya perayaan Natal dimulai sejak Hari Santa Lucia, tanggal 13 Desember.

Di Swedia, ada tradisi Natal yang mengharuskan putri sulung sebuah keluarga untuk bangun lebih awal dan menggunakan gaun putih lalu melayani sarapan pagi kedua orangtuanya.

7. Kanada

Di Kanada ada tradisi Mummering, tradis memakai kostum Natal dan mengetuk pintu orang lalu bertanya," Apakah ada Mummers di malam hari?" Selanjutya mereka akan menyanyi dan menari di rumah itu sampai akhirnya dihadiahi dengan kue-kue Natal dan secangkir susu yang hangat sebelum pindah ke rumah berikutnya

8. Costa Rica

Selama Natal, warga Costa Rica akan menghias rumah dengan bunga yang indah atau buah-buahan dan membuat sebuah kandang Natal besar di tengah rumah.

9. Spanyol

Setelah kebaktian malam Natal, warga Spanyol akan berjalan-jalan membawa obor sambil bermain gitar dan drum sepanjang malam tanpa tidur.

Esta noche es Noche Buena, Y no es noche de dormir. Artinyai malam Natal adalah malam yang baik sehingga sebaiknya Anda tidak tidur.

10. Jerman

Warga Jerman akan membuat membuat berbagai bentuk yang lucu dari adonan putih yang disebut Christbaumgeback. Adonan itu selanjutnya akan dipanggang dan digunakan untuk menghias pohon Natal. [][teks @dd_sarwono, kompas.com | foto imagebasket.com,qnique.in]