}
Jenis Hujan di Indonesia
Fakta

Jenis Hujan di Indonesia

by Pandu
Tue, 19-Jan-2016

Umumnya, hujan diklasifikasikan jadi 2 jenis, gerimis, dan hujan deras. Padahal hujan itu terbagi empat lho. Kira-kira hujan orang meninggal, masuk dalam jenis yang mana yaa?

1. Hujan Orografis

Biasanya hujan ini terjadi di dataran tinggi seperti gunung atau bukit. Penyebabnya, udara yg menguap dari lautan terbawa sampai ke pegunungan. Embun-embun itu mengalami pendinginan dan berubah jadi air. Lalu jatuh sebagai hujan.

2. Hujan Konveksi

Disebut juga sebagai Hujan Zenith, yang selalu terjadi di kawasan berada 23,5 derajat LU atau LS. Udara di daerah ini memanas karena konduksi dan biasanya hujan berlangsung sebentar. Hujan konveksi seringkali disertai guntur.

3. Hujan Konvergen

Biasa terjadi di kawasan beriklim tropis akibat adanya pertemuan udara panas dengan udara sejuk. Hujan ini biasanya sangat lebat disertai angin kencang dan guntur.

4. Hujan Asam

Hanya hujan jenis ini yang terjadi bukan karena kondisi alam. Tetapi lebih karena pembakaran berlebih dari kendaraan atau mesin pabrik. Hujan asam paling berbahaya karena mengandung ion hydrogen yang tinggi.

Itu tadi jenis-jenis hujan yang sering terjadi. Hujan konveksi seringkali juga disebut sebagai "hujan orang meninggal". Pasalnya, kejadiannya selalu bertepatan dengan wafatnya seseorang. Sementara hujan asam seringkali terjadi di daerah perkotaan. Itu juga sebabnya air hujan tidak layak jika langsung konsumsi. [][teks @HaabibOnta/berbagai sumber | foto peanutonthetable]