}
Alasan Kecoa Banyak Haters
Fakta

Alasan Kecoa Banyak Haters

by Sherra
Tue, 26-Jan-2016

Kecoa mungkin jadi hewan yang paling ditakuti di Indonesia, atau mungkin di seluruh dunia? Kecoa bisa jadi mimpi buruk bagi yang memiliki fobia berlebihan pada binatang ini, atau disebut Katsaridaphobia. Banyak orang merasa nggak nyaman atau takut dengan adanya serangga dan makhluk seperti kecoa. Kabarnya, kecoa senang menghuni tempat-tempat gelap dan hangat apalagi dengan makanan berlimpah.

Di luar alasan kecoa itu kotor dan bisa terbang, inilah beberapa alasan psikologis mengapa orang takut dengan kecoa hingga menderita katsaridaphobia. Perlu diingat, banyak penderitanya yang punya pengalaman negatif karena kecoa.

» Anak-anak lebih memiliki kemungkinan besar terkena fobia kecoa dan nggak menutup kemungkinan sampai dewasa. Nah, bisa jadi penderita katsaridaphobia pernah dihukum atau terkunci di lemari atau ruang gelap yang jadi persembunyian kecoa.

» Selain itu, kecoa mungkin pernah berjalan di atas kulit seseorang yang akhirnya membangkitkan rasa takut atau respons jijik individu tersebut.

» Reaksi ketakutan yang berlebihan pada orang dewasa saat melihat kecoa bisa menularkan ketakutan kepada anak-anak yang melihat.

» Ada juga orangtua yang menakut-nakuti anaknya dengan kecoa. Pada akhirnya pemikiran bahwa kecoa itu menyeramkan dan perlu ditakuti tertanam di dalam otak anak.

Gejala Katsaridaphobia:

  • Menjadi kaku, nggak bergerak
  • Menangis dan menjerit
  • Merasa pusing, lutut lemas, pingsan
  • Detak jantung meningkat
  • Bernapas cepat
  • Tiba-tiba tersedak, sakit pada dada.

Para penderita katsaridaphobia akan membersihkan rumahnya secara menyeluruh dan memastikan bersih dari kecoa. Mereka juga akan terus-menerus menyemprotkan insektisida di rumah dan mobil, menyapu, dan menyikat karpet.

Kabarnya, di India Selatan, kecoa merajalela di jalan-jalan dan bahkan kadang di rumah-rumah. Mereka emang terlihat seperti makhluk kotor, tapi kehadiran kecoa ditoleransi oleh orang-orang di sana dan nggak ada yang ngibrit karena melihatnya.

Ini semua masalah perspektif dan latar belakang. Beberapa orang nggak begitu akrab dengan kecoa atau ya memang nggak "tinggal" bareng kecoa. Makanya, orang yang nggak terbiasa akhirnya jadi takut.

Di luar aspek psikologis, inilah beberapa alasan lainnya mengapa fans kecoa nggak banyak:

1. Kecoa bisa membuat sesuatu yang mereka lewati menjadi tercemar oleh kotorannya.

2. Badan kecoa seperti fleksibel, muat masuk celah kecil dan menjadikannya tempat tinggal mereka, apalagi tempat lembab.

3. Kecoa memang suka makan makanan manusia dan hewan. Tapi, mereka nggak akan jadi hewan yang mati kelaparan. Mereka bisa makan apa aja, seperti sabun, rambut, kertas, lem wallpaper, dan bahkan kotoran manusia.

4. Penelitian telah menunjukkan bahwa kotoran dan air liur kecoa mengandung alergen yang menyebabkan asma untuk beberapa orang.

Nah, apa alasan yang bikin kamu jadi haters-nya kecoa? Fakta kecoa simak di sini nih Commuters. [][teks @saesherra/berbagai sumber | foto corbisimages]