}
Racun Paling Berbahaya di Sekitar Kita
Fakta

Racun Paling Berbahaya di Sekitar Kita

by Yogira
Fri, 10-Apr-2015

Dr. Mercola, peneliti dari USA menemukan ada 10 racun paling berbahaya di sekitar kita. Mari kenali sebelum terlambat.

PCB [polychlorinated biphenyls]
Sumber: Bahan kimia industri, biasanya dipergunakan dalam pengasapan salmon.
Risiko: Kanker, gangguan perkembangan otak dan janin.

Pestisida: The Environmental Protection Agency [EPA]

Sumber: Makanan [buah-buahan, sayuran]
Risiko: Kanker, penyakit Parkinson, keguguran, kerusakan saraf, cacat lahir, mengganggu penyerapan nutrisi makanan.

Mold dan racun jamur lainnya
Sumber: Bangunan yang terkontaminasi, kacang, gandum, jagung, dan minuman beralkohol.
Risiko: Kanker, penyakit jantung, asma, multiple sclerosis, diabetes.

Phthalates [bahan pewangi dan pelembut plastik]

Sumber: Bungkus plastik, botol plastik, plastik makanan.
Risiko: Kerusakan sistem endokrin seperti phthalates kimia meniru hormon perempuan dan sangat berbahaya bagi anak-anak.

VOC [Volatile Organic Compounds]

Sumber: Cat semprot, deodoran, cairan pembersih, pernis, kosmetik, pengharum ruangan.
Risiko: Kanker, iritasi saluran pernafasan, sakit kepala, pusing, gangguan penglihatan, dan gangguan memori.

Dioksin
Sumber: Hasil pembakaran kayu, batubara, minyak, maupun lemak hewan.
Risiko:  Kanker, gangguan reproduksi, chloracne, ruam kulit, perubahan warna kulit, rambut tubuh yang berlebihan, kerusakan hati ringan.

Asbes [bahan isolasi]
Sumber: Atap, langit-langit rumah, pipa air.
Risiko: Kanker, mesothelioma [kelainan pada jaringan paru-paru].

Logam berat [arsenik, merkuri, timbal, aluminium dan kadmium]

Sumber: Air minum, ikan, vaksin, pestisida, antiperspiran, bahan bangunan, amalgam gigi.
Risiko: Kanker, gangguan saraf, Alzheimer, kelelahan, penurunan produksi sel darah, kerusakan pembuluh darah.

Kloroform [cairan kimia untuk membuat bahan kimia lainnya]

Sumber: Air minum maupun air yang dicampur dengan klorin.
Risiko: Kanker, potensi kerusakan reproduksi, cacat lahir, pusing, kelelahan, sakit kepala, kerusakan hati dan ginjal.

Klorin
Sumber: Pembersih rumah tangga, air minum [dalam jumlah kecil], udara dekat industri kertas yang menggunakan klorin.
Risiko: Sakit tenggorokan, batuk, mata dan kulit iritasi, penyempitan bronkus, warna biru pada kulit, akumulasi cairan di paru-paru, nyeri dan iritasi paru-paru. [][teks @CatatanDavid@/mercola | foto hubspot-net, natureworldnews]