}
5 Hal Menakutkan tentang Otak Manusia
Fakta

5 Hal Menakutkan tentang Otak Manusia

by Yogira
Wed, 15-Apr-2015

Umumnya, orang  menganggap ketakutan muncul dari keadaan emosional hati. Padahal rasa takut timbul dari sistem syaraf pada otak. Ada 5 hal yang menakutkan justru muncul karena  sistem syaraf otak. Apa sajakah itu?

1. Daya Tarik Seksual

Rasa takut ternyata muncul dari syaraf Amydala [salah satu bagian sistem dalam struktur otak/limbik.] Amydala berperan dalam menentukan emosi dan pengambil keputusan. Salah satunya emosi respons pada daya tarik seksual.

Dalam sebuah penelitian terhadap dua kelompok lelaki, yang satu kelompok berjalan di jembatan aman, yang kelompok dua berjalan di jembatan gantung menakutkan. Kedua kelompok lelaki yang berjalan itu diuji oleh pewawancara wanita dengan bantuan rangkaian gambar. Ternyata, saat berjalan di atas jembatan yang mengerikan, lelaki  lebih takut kalau ditanya tentang masalah seksual ketimbang berjalan di jembatan itu sendiri.  

2. Otak Bayi Lebih Besar daripada Otak Anda

Terkadang di antara kita merasa takut melihat bayi dengan kepala besar. Tapi tak disangkal, ukuran kepala bayi memang sepertiga dari ukuran tubuhnya. Sel-sel pada otak bayi mencapai 60 persen dari ukuran otak usia dewasa. Otak bayi memiliki lebih banyak koneksi syaraf, yang lamban laun sel-selnya akan hancur seiring bertambahnya usia.

3. Sel Syaraf Bersifat Kanibal
Mendengar kata ‘kanibal’ akan terbayang hal menakutkan, seperti orang yang siap menyantap daging. Tapi memang kenyatannya, dalam otak pun ada sel-sel syaraf yang aktivitasnya seperti kanibal. Tak percaya?

Dalam dunia medis, ada istilah 'Autophagy' diambil dari bahasa Yunani yang artinya, “makan sendiri”. Nah, dalam kerja otak pun ada aktivitas Autophagy, yang terjadi ketika rasa lapar di dalam perut mengarah pada kelaparan sel-sel syaraf. Faktanya, ketika orang lapar, efeknya terasa pada kepala karena saat itulah sel-sel otak menggunakan enzim untuk memecah bagian diri mereka sendiri. Karena itu, jadi hal menakutkan bahwa lapar di dalam perut ternyata lapar juga di dalam otak kita.

4. Otak Ciptakan Rasa Sakit
Kerusakan tubuh sebenarnya tidak menimbulkan rasa sakit. Tapi nyeri itu akan terasa saat  otak menafsirkan informasi dari syaraf sebagai respons untuk bertahan hidup. Otak adalah semacam fitur sebagai reseptor rasa sakit. Jadi, jika Anda tidak merasa sakit ketika terluka, berarti ada masalah dengan syaraf otak Anda.

5. Otak Tak Pernah Berhenti Berubah
Mungkin aspek yang paling  menakutkan dari otak manusia adalah seringnya mengalami perubahan pada sel-selnya. Kondisi proses perubahan itu disebut neurogenesis, yakni terus bertambahnya ribuan sel baru sepanjang hidup manusia. Jadi, semakin bertambahnya usia, sel-sel otaknya pun kian bertambah meskipun dengan koneksi lambat.

Selain mengalami perubahan standar, otak pun menjalani risiko berkembangnya salah satu dari sekian banyak gangguan neurologis. Gangguan itu bisa menyerang setiap individu pada suatu waktu yang tak tentu, tergantung pada faktor genetik dan lingkungan. [][teks @yofirza/YouTube courtesy of Dark 5 Present: 5 Scary Things You Didn't Know About Your Brain | foto growingedgeadventures.com/ neurosciencerus.org]