}
Fakta dan Mitos Tidur
Fakta

Fakta dan Mitos Tidur

by Sherra
Wed, 06-Apr-2016

Sulit tidur pada malam hari? Begitu juga untuk bangun pada pagi harinya? Yup, kondisi itu terdengar lumrah, bukan? Ada juga yang mengatakan bahwa itu adalah gejala insomnia.

Nah, coba simak fakta tidur berikut. Siapa tahu bisa memberimu jawaban soal tidur.

1. Tidur selama delapan jam adalah yang terbaik

Fakta: Salah. Tiap orang memiliki kebutuhan tidur yang berbeda. Untuk mengetahui cukup tidaknya tidur semalam, coba ingat-ingat, apakah kamu terangguk ngantuk pada sore yang membosankan?

2. Tidur lebih lama, lebih sehat

Fakta: Salah. Beberapa studi menemukan orang yang tidur lebih dari 8 jam dalam semalam bisa meninggal lebih cepat daripada orang yang tidur 6 sampai 8 jam. Najib Ayas, M.D., MPH, asisten profesor kedokteran di University of British Columbia mengatakan, orang-orang yang tidur lebih lama memungkinkan menderita masalah seperti sleep apnea [gangguan tidur dengan kesulitan bernapas], depresi, atau diabetes yang tidak terkontrol.

3. Orang dewasa membutuhkan tidur lebih sedikit

Fakta: Salah. Rata-rata orang dewasa membutuhkan waktu tidur 7 sampai 8 jam per hari. Pola tidur biasanya berubah seiring bertambahnya usia, namun durasi tidur tetap.

4. Mendengkur bisa berbahaya

Fakta: Benar. Itu bisa menjadi tanda sleep apnea. Sleep apnea ditandai dengan berkurang atau tidak ada aliran udara sepanjang malam. Orang dengan sleep apnea mungkin akan sering terbangun pada malam hari dengan terengah-engah.

5. Insomnia ditandai hanya dengan kesulitan tidur.

Fakta: Salah. Pasalnya, satu atau lebih dari empat gejala berikutlah yang biasanya berhubungan dengan insomnia;
- Kesulitan tertidur
- Bangun terlalu awal dan tidak bisa kembali tidur
- Sering terbangun
- Merasa kurang segar ketika bangun
    

6. Otak beristirahat selama tidur.

Fakta: Salah. Tubuh beristirahat saat tidur, namun otak tetap aktif dan masih mengontrol banyak fungsi tubuh termasuk bernapas saat tidur.

7. Kalau terbangun di tengah malam dan susah tidur lagi, kamu harus turun dari kasur dan melakukan sesuatu.

Fakta: Benar. Kalau terbangun pada malam hari dan susah tidur lagi dalam waktu sekitar 15-20 menit, bangunlah dari kasur dan lakukan sesuatu yang rileks. Jangan duduk di tempat tidur dan melihat jam. Para ahli merekomendasikan untuk membaca atau mendengarkan musik. Lalu kembali ke tempat tidur ketika sudah merasa lelah.

8. Sebuah segelas susu hangat baik untuk sebelum tidur

Fakta: Salah. Beberapa orang percaya bahwa segelas susu hangat dapat membantu untuk tidur karena mengandung tryptophan dan asam amino esensial yang bisa memproduksi serotonin agar tidur lebih mudah. Namun, bukti menunjukkan bahwa segelas susu nggak akan menghasilkan efek ini. Tubuh juga memerlukan makanan yang kaya karbohidrat yang membantu untuk memproduksi insulin dan memudahkan triptofan memberikan efeknya. Ada kemungkinan bahwa efek dari susu sebagai bantuan tidur murni kepercayaan psikologis.

9. Menguap adalah tanda kelelahan

Fakta: Bisa jadi. Menguap biasanya dianggap sebagai indikator kelelahan, tetapi dalam kenyataannya penyebab menguap yang sebenarnya tetap menjadi misteri. Satu teorinya adalah menguap disebabkan karena kadar oksigen di paru-paru rendah. Eksperimen terbaru telah mengungkapkan bahwa menguap adalah usaha untuk mendinginkan otak. [][teks @saesherra/webmd.com/ berbagai sumber | foto corbisimages.com]