}
Cerita di Balik Si Asin Garam
Fakta

Cerita di Balik Si Asin Garam

by Hagi
Sat, 14-May-2016

Bernama keren Natrium Klorida, senyawa kimia ini ibarat bahan penting yang bisa membuat hidangan kurang lezat. Tapi kalau dikonsumsi terlalu banyak, bumbu masak yang penampakannya berupa butiran putih halus ini juga bisa membahayakan tubuh. Yuk kita telisik fakta-fakta di balik asinnya.

1. Hingga abad ke-20, garam batangan [disebut juga amoleh] digunakan sebagai mata uang di Abyssinia --nama awal Ethiopia.

2. Salar de Uyuni, padang garam seluas 4.000 mil persegi di Bolivia, seakan berubah menjadi cermin, saat terdapat lapisan tipis air di atasnya.

3. Minum terlalu banyak air dapat membilas seluruh persediaan garam di sistem tubuh Anda, dan berakibat fatal: hiponatremia.

4. Sebaliknya, mengonsumsi terlalu banyak garam juga dapat membunuh Anda. Takaran fatalnya: 1 gram garam untuk setiap kilogram berat Anda.

5. Garam paling baik berasal dari laut, karena mengandung banyak mineral penting bagi tubuh Anda.

6. Pada Abad Pertengahan, harga garam sangat mahal. Kadang orang menyebutnya sebagai “emas putih” saking berharganya.

7. Garam Hitam dibuat di India dengan mencampurkan air garam dengan biji Harad. Campuran ini dibiarkan menguap dan meninggalkan bubuk hitam.

8. Di Guerande, Prancis, garam masih dikumpulkan dengan cara bangsa Celtic kuno, menggunakan keranjang saat ari laut pasang. Harganya jadi mahal.

9. Garam dengan kualitas terbaik disebut Fleur de Sel [bunga garam]. Bukan digunakan untuk memasak, melainkan ditaburkan pada makanan sebelum dihidangkan.

10. Kisah tentara Romawi dibayar dengan garam, makanya disebut salary, adalah mitos. Mereka digaji dengan uang normal.

11. Jalan Romawi pertama adalah Via Salaria [jalan garam] yang mengarah dari Roma ke Laut Adriatik, tempat tambang garam.

12. Setelah avtur dimurnikan, dicampurkanlah garam ke dalamnya untuk menghilangkan semua kandungan air sebelum digunakan.

13. Natrium Chlorida terbentuk ketika logam natrium yang tidak stabil bereaksi dengan gas klor. Ini adalah satu-satunya batuan yang rutin dimakan manusia.

14. Pada awal tahun 1800-an, harga garam 4 kali harga daging sapi di perbatasan.

15. Hanya 6% garam yang digunakan di Amerika untuk makanan. Sebanyak 17% digunakan untuk mencairkan salju di jalanan pada musim dingin.

16. Pada akhir abad ke-17, garam adalah muatan terkemuka yang dibawa dari Karibia ke Amerika Utara.

17. Sebaliknya, Garam Cod, adalah muatan utama yang dibawa dari Amerika Utara ke Karibia, untuk memberi makan budak di perkebunan gula. [][teks @evaevilia/berbagai sumber | foto freeimages.com]