}
Mengapa Harus Ada Hari Buruh?
Fakta

Mengapa Harus Ada Hari Buruh?

by Yogira
Tue, 28-Apr-2015

“May Day” istilah ini akan terngiang di telinga para pekerja yang merasa dirinya buruh, setiap menjelang 1 Mei. Ya, May Day adalah peringatan Hari Buruh Sedunia, yang jatuh pada 1 Mei. Bahkan di Indonesia, kini tanggal tersebut dinyatakan sebagai hari libur nasional.

Mengapa harus ada Hari Buruh? Mengapa juga setiap tanggal 1 Mei peringatannya?   

Hari Buruh atau May Day terpicu dari sejarah pemogokan pertama kelas pekerja Cordwainers di Amerika Serikat pada tahun 1806. Mereka mogok kerja karena nggak mau tenaganya terkuras untuk bekerja selama 19 hingga 20 jam per hari. Mereka menuntut agar jam kerjanya dikurangi.

Peter McGuire dan Matthew Maguire dianggap pekerja yang sangat berperan melahirkan gagasan untuk pengurangan jam kerja dengan aksi mogok kerja. Ternyata aksi ini mendapat perhatian dari asosiasi buruh di beberapa negara sehingga mereka pun mengikuti jejak aksi mogok seperti di Amerika.

Pada 5 September 1882, 20.000 buruh berparade di New York dengan membawa spanduk bertuliskan 8 jam kerja, 8 jam istirahat, 8 jam rekreasi. Barulah pada 1 Mei 1886, di Amerika ada kongres yang diadakan Federation of Organized Trades and Labor Unions. Tujuannya adalah memperjuangkan kelas pekerja dunia. Sejak kongres itu, perjuangan para buruh di berbagai belahan dunia semakin gencar beraksi menyuarakan hak buruh setiap tahunnya, terutama menjelang tanggal 1 Mei.

Maka sejak 1 Mei 1890, para kaum buruh di berbagai negara  menyepakati bahwa tanggal tersebut sebagai Hari Buruh atau istilah lainnya adalah "May Day". [][teks @yofirza/berbagai sumber | foto hollidayimages.com/ lawyersgunsmoneyblog.com]