}
Mari Memahami Albino
Fakta

Mari Memahami Albino

by Sherra
Mon, 28-Nov-2016

Albinisme adalah suatu kondisi di mana seorang individu nggak punya pigmen alami kulit. Akibatnya orang-orang dengan albinisme atau biasa disebut albino akan memiliki warna kulit dan rambut yang sangat pucat. Bahkan pada mata.

Simak yuk fakta-fakta albino:

1. Albino bisa terjadi pada orang-orang dari semua latar belakang dan etnis dengan perbandingan 1:17.000.

2. Masalah yang paling umum dari albino adalah penglihatan. Kurangnya pigmentasi di mata menciptakan sensitivitas tinggi terhadap cahaya dan perkembangan retina yang abnormal.

3. Seseorang dengan albinisme mendapa sengatan matahari dua kali lebih besar. Itulah mengapa mereka memiliki risiko lebih tinggi terkena kanker kulit. Makanya mereka harus menggunakan tabir surya, kacamata, jaket dan topi.

4. Orang albino mensintesis vitamin D lima kali lebih cepat dari orang berkulit gelap. Kurangnya pigmentasi pada kulit membuat cahaya [sinar ultraviolet-B] yang mengandung vitamin D masuk lebih mudah.

5. Bukan cuma manusia, ada beberapa hewan yang terkenal albino: gorilla bernama Snowflake, paus bungkuk Australia bernama Migaloo, penguin di kebun binatang Bristol [Inggris] bernama Snowdrop, dan lumba-lumba di Louisiana [AS] yang berwarna pink.

6. Salah satu tipe yang paling parah dari albino adalah sindrom Hermansky-Pudlak. Orang dengan variasi ini rentan terhadap perdarahan, memar, dan penyakit paru-paru.

7. Tahu nggak? Ada beberapa orang terkenal pengidap albino yang sangat menginspirasi dan mengesankan banyak orang: Connie Chiu [model fesyen], Winston “King Yellowman” Foster [musisi reggae], Victor Varnado [komedian dan aktor], Kaisar Seinei [kaisar Jepang], Johnny and Edgar Winter [musisi], Salif Keita [musisi], and Willie “Piano Red” Perryman [pianis].

8. Ketika ada orang pengidap albinisme dengan kondisi kulit yang cuma beberapa bagian saja kehilangan pigmen, disebut vitiligo. Inilah orang terkenal yang memiliki vitiligo: Mendiang Michael Jackson dan kontestan Amerika Next Top Model, Winnie Harlow.\

9. Ada juga gangguan pigmentasi lainnya selain vitiligo, yaitu erythrism [kelebihan pigmentasi merah] dan xanthochromism [pigmentasi kuning].

10. Salah, kalau ada yang berpikir bahwa pengidap albino akan memiliki jangka hidup yang pendek. Sebaliknya, mereka cenderung hidup lebih lama.

11. Sayangnya, masalah utama yang mungkin albino hadapi adalah menjadi mangsa diskriminasi dan ejekan. Dan hal itu kebanyakan terjadi di negara berkembang dan beberapa negara di Afrika.

12. Para ilmuwan bisa menguji apakah orang tua memiliki gen albino atau tidak dengan menguji produksi melanin pada folikel rambut.

13. Pada dasarnya, albinisme adalah faktor genetik dan nggak menular. Begitu juga dengan kita yang memiliki rambut cokelat, hitam, atau pirang. Jadi mengapa harus membeda-bedakan seseorang dengan albinisme? [][teks @saesherra/myinterestingfacts.com, healthresearchfunding.org | foto boredpanda.com]