}
Orangutan Terancam Punah
Fakta

Orangutan Terancam Punah

by Pandu
Wed, 28-Dec-2016

Orangutan sebagai satwa endemik Indonesia terancam punah. Penyebab utamanya, pembabatan hutan, perburuan dan penyelundupan illegal. Faktor pertama dan kedua akibat dari pembukaan lahan untuk perkebunan sawit di Kalimantan dan Sumatera. Sedangkan faktor ketiga, untuk peliharaan atau bahan obat-obatan.

Ya, beberapa orang percaya, organ tubuh orangutan bisa menyembuhkan beragam penyakit. Nggak heran, banyak bayi-bayi orangutan yang diculik lalu dipelihara manusia. Orangutan adalah hewan peniru yang jenius. Dia bisa menjiplak tingkah laku induk semangnya. Di situlah letak fatalnya. Bayi orangutan jadi nggak tahu cara bertahan hidup di hutan.

Bahkan untuk memanjat pohon saja, mereka tidak tahu. Kadang juga ada yang jadi perokok. Untuk menangani kasus ini dibuatlah ‘sekolah’ khusus orangutan. Di Sumatera, ada Pusat Rehabilitasi dan Reintroduksi Orangutan Taman Nasional Bukit Tigapuluh. Sedangkan Kalimantan ada Wanariset Semboja [Kalimantan Timur] dan Nyaru Menteng [Kalimantan Tengah].

Di Pusat Rehabilitasi dan Reintroduksi, orangutan hasil sitaan yang telah dipelihara diberikan berbagai pelajaran agar mereka mampu bertahan di alam liar kembali. Tujuannya  mereka nantinya bisa mencari makan sendiri, membuat sarang, liar dan bisa bertahan hidup di alam bebas tanpa bantuan manusia.

Ketiga sekolah ini adalah upaya pelestarian orangutan agar tidak punah. WWF menduga, saat ini terdapat kurang dari 30 ribu ekor orangutan, dan mereka terancam dalam waktu 20 tahun karena 91% habitat aslinya hilang selama 100 tahun terakhir. [teks: @haabibonta | foto: http://adoption.orangutan.or.id]