}
Menguak Topeng Sang Singa dari Tanah
Fakta

Menguak Topeng Sang Singa dari Tanah

by Hagi
Fri, 19-May-2017

Dalam kerajaan hewan, bunglon punya status cukup istimewa. Mereka punya keahlian berkamuflase, yaitu mengubah warna kulitnya menjadi serupa dengan warna lingkungan sekitarnya. Apa lagi keistimewaan reptil yang gemar melahap serangga ini? Yuk kita bedah.  

1. Semua bunglon hidup di daerah tropis dan sub tropis. Habitatnya berkisar antara hutan hujan dan pegunungan hingga sabana dan gurun.

2. Bunglon banyak ditemukan di Eropa Selatan, Asia Tenggara, Hawaii, California, Florida, dan hampir setengah dari 200 spesiesnya ada di Madagaskar.

3. Sebagian besar bunglon meletakkan telur dalam beberapa lapisan. Tetapi sebagian lain menghidupi anak mereka dalam kantung seperti kepompong.

4. Dalam bahasa Inggris, bunglon disebut “chameleon”, yang diambil dari bahasa Latin, “chameleón”, yang artinya “singa dari tanah”.

5. Bunglon Parson adalah spesies bunglon terbesar di dunia dengan ukuran tubuh mencapai 70 cm. Hiiiiiiii...!

6. Bunglon daun adalah spesies bunglon sekaligus vertebrata terkecil dengan ukuran 1.6 cm. Mereka bisa nangkring dengan nyaman di kepala korek api.

7. Dibandingkan reptil lain, bunglon memiliki mata yang amat besar, mampu memandang ke 360 derajat, dan bisa melihat ke dua arah yang berlainan.

8. Ukuran lidah bunglon bisa dua kali lipat panjang tubuhnya, dan bisa dijulurkan dengan cepat untuk menangkap mangsa.

9. Umumnya bunglon menyantap serangga. Tetapi spesies yang lebih besar mungkin saja melahap kadal atau bahkan burung. Hmm, nyam nyam..

10. Bunglon gemar menyendiri. Betinanya pun enggan didekati jantan, kecuali tiba momen langka: saat mereka hendak kawin.

11. Para bunglon nggak mengasuh anak mereka. Jadi, sesaat setelah menetas, mereka sudah dituntut untuk mandiri.

12. Seperti ular, bunglon tak punya gendang telinga. Meski begitu, mereka nggak tuli dan bisa mendengar suara pada kisaran 200-600 Hz.

13. Bunglon nggak mengubah warna untuk menyamarkan diri, tetapi untuk mengontrol suhu tubuh, mengekspresikan emosi, dan berkomunikasi.

14. Para ilmuwan menemukan fakta bahwa liur bunglon 400 kali lebih kental daripada ludah manusia. Yuck!

15. Di pegunungan tandus antara Yaman dan Arab Saudi ditemukan bunglon dengan bentuk khas di kepala untuk menangkap tetesan air yang masuk ke mulutnya.

16. Bunglon adalah hewan teritorial. Oleh karena itu, jika Anda ingin memelihara mereka, cukup satu ekor saja ya.

17. Bunglon tertua diketahui dari jenis Anqingosaurus brevicephalus yang hidup pada era Paleocene Tengah [sekitar 58,7-61,7 juta tahun yang lalu] di Cina modern.

18. Lazimnya, bunglon hidup 2 sampai 3 tahun di alam bebas. Tetapi jika dipelihara dengan baik, mereka bisa hidup sampai 10 tahun.

19. Sejumlah bunglon bisa mengubah warna tubuh seutuhnya hanya dalam hitungan 20 detik. Wow! Berubah!!

20. Bunglon dapat menjulurkan lidah untuk mencapai mangsanya dalam waktu 0.07 detik. Hap! Lalu ditangkap..

21. Iya sih, bunglon memang bisa kamuflase. Tetapi ini tak menyelamatkan mereka dari penebangan hutan dan pembalakan liar yang menghancurkan habitatnya.

22. Tak seperti banyak kadal lainnya --misalnya cicak dan tokek-- bunglon nggak bisa mereproduksi ekor mereka. Kasihan..

23. Bunglon mampu melihat di bawah cahaya matahari dan cahaya buatan. Di bawah cahaya matahari, mereka menunjukkan peningkatan perilaku dan aktivitas sosial.

24. Masa inkubasi telur bunglon biasanya hanya beberapa bulan, tetapi jenis langka Parson diyakini bisa sampai 2 tahun sebelum mereka menetas. [][teks evaevilia666 | foto pixabay.com/derwerbepool, FrankWinkler]