}
Sejarah Panjang Pemetaan Dunia
Fakta

Sejarah Panjang Pemetaan Dunia

by Pandu
Mon, 24-Jul-2017

Teori bumi datar telah menimbulkan polemik antara pendukung teori dan yang anti padanya. Semua timbul akibat peta dunia yang digambarkan datar oleh Prof. Orlando Ferguson tahun 1893.

Polemik ini pun sampai jadi perdebatan, yang mengular mulai dari medsos hingga peron kereta. Pembuatan peta atau kartografi sudah dimulai sejak abad ke-14. Bahkan lebih jauh lagi di dinding-dinding gua sebelum Masehi.

Awalnya hanya potongan-potongan daerah tertentu saja. Itu pun tidak seakurat saat ini. Misalnya saja: Peta Cina saat Dinasti Ming yang berskala satu banding sejuta, yang meliputi sungai dan gunung-gunung.

Kartografi mulai modern setelah Ibnu Batutah melakukan perjalanan 120 ribu km meliputi Asia, Afrika, dan Eropa pada abad ke-13. Hasil perjalanannya dijadikan bekal oleh pelaut Spanyol dan Portugis untuk keliling dunia sambil menyebarkan 3G [Gold, Glory, Gospel]. Lalu  penjelajah asal Italia, Amerigo Vespuci menemukan Amerika dan Portugis sampai Maluku.

Sebelum abad ke-17, orang-orang percaya bahwa bumi ini datar. Tapi setelah ekspedisi pelaut Spanyol dan Portugis dalam mencari sumber daya alam, teori jadi berubah bahwa bumi ini bulat dan sejak itulah populer hingga. Pasalnya, para pelaut tidak pernah menemukan ujung dunia.

Professor Univ. California, Steven Weber berhipotesis bahwa konsep negara mulai terbentuk sejak abad ke-15 ketika pemetaan dunia mulai dilakukan secara serentak.

Memasuki abad ke-20, pemetaan dunia mulai terdigitalisasi sehingga lebih akurat. Bahkan NASA memakai teknologi CGI untuk memproyeksikan bumi secara nyata. [][teks @haabib_onta | foto linz09.at]