}
When Newspaper Goes Online
Fakta

When Newspaper Goes Online

by Yogira
Wed, 20-May-2015

Kini suratkabar cetak banyak yang migrasi menjadi surat kabar online. Banyak yang suka. Tapi banyak pula yang kurang meminatinya. Adanya suratkabar online, orang bisa update berita lebih cepat dan gratis. Tapi ada kekurangannya: nggak bisa dibawa nongkrong di kamar mandi, berat bawa laptop.

Tapi itu dulu, sebelum smartphone dan tab mewabah. Kini, orang bisa membaca suratkabar online dengan gadget ringan itu. Penggunanya cuma perlu memastikan baterainya yang cukup or at least jangan lupa bawa powerbank juga.

Suratkabar online bisa dibilang multi-platform. Selain website, pengelolanya pun memanfaatkan media sosial yang ada. Bahkan, ada yang membuat aplikasi khusus untuk pemakai smartphone.

Suratkabar online, penyampaian beritanya real-time. Selain itu, adanya “citizen journalism”, atau jurnalisme warga. Siapun boleh mengirimkan berita secara langsung dan cepat.  

Pembaca suratkabar online bisa berinteraksi dengan pihak redaksi maupun sesama pembacanya, bisa melalui komen di website, atau via media sosial suratkabar tersebut atau bisa juga lewat forum khusus pembacanya.

Selain itu, suratkabar online mempunyai database berita yang bisa di-“search” dengan kata kunci tertentu. Berita-berita terkait mudah didapatkan tanpa harus membongkar setumpukan suratkabar cetak.

Jadi, suratkabar online benar-benar membuat dunia serasa di ujung jari. Semuanya hanya dibatasi oleh baterai, sinyal, dan kuota internet ponsel kita. [][teks @dd_sarwono/berbagai sumber | foto bloggie-360.blogspot.com/ theguardian.com]