}
Apakah Hewan juga Tertawa dan Menangis?
Fakta

Apakah Hewan juga Tertawa dan Menangis?

by Pohan
Tue, 28-Jul-2015

Ketika sedang asyik bermain dengan hewan peliharaan seperti anjing atau kucing, Anda mungkin pernah melihat ekspresinya seakan tertawa atau menangis.

Sebenarnya tidaklah demikian. Tertawa dan menangis adalah cara-cara yang digunakan oleh manusia untuk mengungkapkan emosi dan tidak ada hewan yang dapat melakukan hal ini. Hewan memiliki cairan di dalam matanya untuk membasahi kornea mata bukan untuk meluapkan kesedihan. Konon yang dapat menangis hanyalah makhluk yang dapat berpikir dan memiliki kepekaan emosi.

Anak-anak baru mulai menangis hanya setelah mereka belajar berpikir dan merasakan. Seorang bayi berteriak tetapi tidak menangis. Kesimpulannya, tangisan adalah pengganti untuk berbicara. Manusia tidak dapat mengatakan apa yang ia rasakan, maka menangis. Tangisan adalah refleks yang terjadi di luar diri dan hal itu membantu untuk 'mengeluarkan' apa yang dirasakan.

Tertawa adalah gejala yang manusiawi. Beberapa hewan dapat memberi kesan bahwa mereka sedang tertawa, tetapi hal itu sama sekali tidak seperti tawa manusia. Menurut pendapat ahli syaraf Jaak Panksepp dari Bowling Green State University, beberapa hewan tertawa. Catatan Panksepp mengatakan suara terengah-engah simpanse ketika bermain bisa menjadi bentuk tawa. Bahkan tikus memiliki cara tertawa dengan cara kicau ketika mereka bermain dengan satu sama lain atau digelitik oleh manusia.

Jika hewan pada kenyataannya tertawa, apa yang mereka tertawakan? Para ilmuwan telah lama meneliti banyak hewan. Kehidupan hewan tidak hanya tentang berburu, mencari makan, berkelahi, dan tidur. Hewan tertawa saat berhubungan dengan sukacita yang menyenangkan.

Bagaimana ini mungkin? Tawa manusia berasal di daerah otak yang sangat kuno. Hal ini menunjukkan bahwa otak mamalia yang kabel-sorai bermain jauh sebelum munculnya manusia modern. Hal ini tidak terlalu banyak peregangan untuk mengklaim bahwa bentuk-bentuk pra-manusia tawa mungkin ada.

Untuk jelasnya, hewan tidak benar-benar tertawa seperti manusia, setidaknya tidak dalam menanggapi humor. Namun, banyak penelitian menunjukkan bahwa hewan mampu menunjukkan emosi yang kompleks seperti takut, marah, dan bahkan sukacita dan kesedihan.

Jadi, senyum anjing Anda mungkin tidak seperti jenis senyum manusia yang nyata, tetapi sekarang tampaknya mungkin, bahwa jauh di dalam daerah otak yang hewan berbagi dengan manusia, kemampuan untuk sukacita dan kuno bentuk tawa memang ada. [][teks @pohanpow/guides.wikinut.com, indianapublicmedia.org | foto wisegeek.org, theguardian.com]