}
Mengenal Tingkatan dalam Pramuka
Fakta

Mengenal Tingkatan dalam Pramuka

by Yogira
Thu, 13-Aug-2015

Siapa tak kenal Pramuka alias Praja Muda Karana? Anak SD juga pasti tahu ya, terutama yang sempat jadi anggotanya.

Pramuka semacam aktivitas kepanduan di luar sekolah. Di Indonesia, gerakan Pramuka dimulai sejak zaman Belanda pada tahun 1923. Pasca Indonesia merdeka, pemerintah meresmikan Pramuka sebagai organisasi sejak tahun 1961.

Nah, boleh jadi di antara kita ada yang belum tahu tingkatan Pramuka. Bagi yang senang Pramuka, hal ini penting diketahui. Berikut penjelasan ringkasnya.

Tingkatan dalam kepramukaan dibagi menjadi 4 kelompok, yang disesuaikan dengan rentang usia setiap anggotanya.

Pramuka Siaga [usia 7-10 tahun]

Tingkatan ini memiliki 2 kode kehormatan, yakni Dwi Satya [janji Pramuka Siaga], dan Dwi Dharma [moral dasar Pramuka  Siaga].

Pramuka Penggalang [usia 11-15 tahun]

Ada 4 tingkatan pada Pramuka Penggalang, yakni: 1. Ramu; 2. Rakit; 3. Terap; 4. Penggalang Garuda. Janji Pramuka Penggalang disebut Tri Satya. Moral dasarnya Dasa Dharma.

Pramuka Penegak [usia 16-20 tahun]

Terdiri dari 3 tingkatan: 1. Penegak Bantara; 2. Penegak Laksana; 3. Penegak Garuda. Sepulu Penegak disebut Sangga. Sama dengan Pramuka Penggalang, janjinya disebut Tri Satya. Moral dasarnya Dasa Dharma.

Pramuka Pandega [usia 21-25 tahun]

Anggota pada tingkatan ini disebut juga Dewasa Muda. Kegiatannya sama dengan Pramuka Penegak, namun secara organisasi lebih tinggi kedudukannya dari Pramuka Penegak. 

Pramuka Kelompok Khusus

Terdiri dari Pramuka Pembina [orang dewasa yang memimpin Pramuka], Pramuka Andalan [anggotannya dari kwartir dalam Pramuka]. Yang lainnya: Pelatih, Pamong Saka, Staf Kwartir, dan Majelis Pembimbing.

[][teks @firza/halamanpramuka.blogspot.com, semapoet.blogspot.com | foto stillfoto film Lima Elang [KG Production], facebook: pramukanews.com