}
10 Bahasa Nyaris Punah di Dunia
Fakta

10 Bahasa Nyaris Punah di Dunia

by Yogira
Mon, 24-Aug-2015

Konon, ada 6.000 bahasa di dunia. Tapi hanya 250 bahasa yang digunakan semiliar lebih umat manusia. Malah ada beberapa bahasa yang benar-benar asing dipakai dalam pergaulan.

Seperti yang diberitakan bubblews.com, ada 10 bahasa paling asing di dunia ini. Semuanya tersebar di berbagai negara dan daerah terpencil. Boleh dikatakan, semuanya nyaris punah. Bahasa apa sajakah itu? 

Chamicuro

[disebut juga Chamekolo, Chamicolo, Chamicura]
Menurut penelitian tahun 2008, hanya delapan orang yang bicara dengan bahasa asal Peru ini. Semuanya orang tua. Contoh kata bahasa ini: kawaii [kuda], polyo [ayam], pato [bebek], katujkana [monyet], ma’nali [anjing], mishi [kucing].

Dumi

[Dumi Bo'o, Bro Dumi, Lsi Rai, Ro'do Bo ', Sotmali]
Umumnya, bahasa ini dipakai di sekitar Sungai Tap dan Rava, Nepal. Dumi termasuk turunan bahasa Kiranti. Hanya delapan orang yang berbahasa ini sejak tahun 2007.

Ongota [Birale]

Pemakainya hanya enam orang tua penduduk asli Ongota, Ethopia. Bahasanya hanya mengikuti struktur subjek, objek, dan predikat. Menurut penelitian Universitas Addis Ababa, Ongota termasuk bahasa yang nyaris punah. 

Liki [Moar]

Bahasa ini pun nyaris punah, hanya digunakan oleh lima orang yang tinggal di pantai utara Sarmi Jayapura, Papua. Bahasa ini perpaduan dari beberapa bahasa, yakni: Melayu, Polinesia, Oseanik, Papua Nugini Utara, dan Sarmi. 

Tanema [Tanima, Tetawo]

Menurut penelitian, bahasa ini dipakai oleh empat orang, yang tinggal di Vanikolo, Kepulauan Solomon. Contoh kata dalam bahasa ini adalah: wekini [berputar], laro, [berenang], he vamora [untuk bekerja].

Njerep

Menurut studi tahun 2007, hanya empat orang di Nigeria yang bicara dengan bahasa ini. Itupun semuanya orang tua. Kabarnya, Njerep akan segera punah.

Chemeuevi

Menurut hasil penelitian tahun 2007, hanya tiga orang yang masih menggunakan bahasa ini, di Ute, sekitar Utah, Arizona, Amerika. Ini contoh beberapa katanya: kaiv [gunung], hucip [laut], mahav [pohon], tittvip [tanah].

Lemerig

[Pak, Def, Sasar, Leon, Glue]
Hanya dua orang di Vanuatu, Pasifik yang memakai bahasa ini. Dipastikan Lemerig segera punah.

Kaixana [Caixana]

Bahasa ini pernah dipakai oleh 200 orang di Japura, Brazil. Namun setelah diteliti pada tahun 2006, penggunanya hanya seorang. Tentu saja, bahasa ini sudah di ambang kematian.

Taushiro [Pinche/Pinchi]

Menurut riset tahun 2008, hanya seorang yang masih menggunakan bahasa ini di sekitar sungai Tigre, Peru. Taushio sangat terisolasi dari pergaulan luar. Contoh kata bahasa ini adalah: washikanto [satu], ashintu [sebutan angka di bawah 10].
[][teks @firza | sumber bubblews.com | foto web-translations.com, lureoflanguage.com]