Folk N Vogue: Pameran Fesyen Etnik Indonesia
Fashion

Folk N Vogue: Pameran Fesyen Etnik Indonesia

by Sherra
Fri, 09-Sep-2016

Pameran mode Folk N Vogue: 100% Indonesia resmi dibuka di Assembly Hall, Jakarta Convention Centre (JCC) Senayan Jakarta, Rabu, [7/9]. Pameran ini hasil kerjasama Asosiasi Eksportir dan Produsen Handicraft Indonesia [ASEPHI] dan ERB Productions, yang  digelar hingga 11 September. 

Acara fesyen yang mengangkat keragaman budaya etnik Indonesia ini menampung sekitar 200 UKM, yang memamerkan hasi karya yang telah dikurasi secara ketat.

Wah, acara ini tak cuma memanjakan mata, tapi juga selera fesyen para pengunjung yang datang. Pameran fesyen ini juga akan diramaikan sejumlah desainer, seperti Itang Yunasz, Dana Duryatna, Lindy Ann, Shirley Rushworth, Mira Indria.

Siap-siap saja cuci mata dan berbelanja produk mulai dari kain tradisional dan kontemporer, busana muslim, serta busana ready to wear serta kelengkapannya seperti aksesoris, perhiasan, tas dan sepatu buatan Indonesia.

Dalam pembukaannya, Menteri Koordinator bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan [Menko PMK], Puan Maharani mengatakan, Indonesia mempunyai beraneka ragam busana nusantara dengan berbagai simbol dan ornamen busana yang mewakili elemen estetis dan filosofis yang menjadi kearifan masing-masing sukubangsa atau daerah.

Ia berharap Folk n Vogue: 100% Indonesia memberikan kontribusi terhadap perkembangan produk seni dan budaya kreatif khususnya industri fesyen Indonesia.

"Ke depan, diharapkan ajang ini bisa menjadi event perhelatan dunia di Indonesia," ujar Puan.

Istri Menteri UKM RI, Bintang Puspayoga juga mengatakan, pameran tersebut diharapkan bisa memberikan peluang untuk para pemula dan perancang muda Indonesia agar mendapat keberanian untuk berhadapan dengan desainer ternama.

"Pameran ini bukan cuma untuk nilai ekonomis namun juga citra positif industri fesyen indonesia di mata dunia," ujarnya lagi saat membacakan sambutan Ketua Dewan Kerajinan Nasional, Mufidah Jusuf Kalla. [][teks & foto @saesherra]