}
Perbedaan Hijab, Niqab, dan Berbagai Jenis Kerudung Populer
Fashion

Perbedaan Hijab, Niqab, dan Berbagai Jenis Kerudung Populer

by Intern
Sat, 11-Aug-2018

Hijab, niqab, dan burka adalah beberapa jenis pakaian tertutup yang dikenakan wanita Muslim di seluruh dunia. Namun, tak semua orang setuju dengan beberapa jenis pakaian yang dapat menutupi wajah, seperti niqab dan burka.

Di Denmark misalnya, larangan mengenakan cadar di tempat-tempat umum mulai berlaku pada 1 Agustus lalu. Negara-negara Eropa seperti Belanda, Prancis, Jerman, dan Belgia juga telah menerapkan peraturan yang sama sebelumnya.

“Kami juga harus dapat melihat ekspresi wajah satu dengan yang lainnya. Itu adalah sebuah nilai di Denmark,” ujar Menteri Kehakiman Denmark, Søren Pape Poulsen, dikutip dari BBC.

Beberapa Muslimah mengenakan jilbab untuk menutupi aurat bagian kepala dan rambut mereka. Ada juga yang mengenakan niqab dan burka untuk menutupi bagian wajah. Jilbab direpresentasikan sebagai tanda kesopanan dan simbol keimanan seorang Muslimah.

Dilansir dari BBC, berikut adalah beberapa jenis pakaian tertutup wanita Muslim:

1. Hijab

Istilah hijab memiliki arti menutupi. Kata tersebut umumnya digunakan untuk menggambarkan jilbab yang dikenakan wanita Muslim. Scarf atau hijab pun memiliki beragam warna maupun model. Pakaian penutup jenis ini hanya menutupi bagian kepala hingga leher, sehingga wajah masih dapat terlihat dengan jelas.

2. Niqab

Niqab adalah kain yang menutupi wajah kecuali bagian mata. Biasanya, kain tersebut terpisah dengan jilbab yang dikenakan untuk menutup bagian kepala dan leher. Jilbab yang digunakan bersama niqab biasanya dibuat panjang menutupi punggung dan dada.

3. Burka

Burka merupakan pakaian paling tertutup yang dikenakan wanita Muslim. Pakaian ini menutupi seluruh tubuh tanpa terkecuali pada bagian mata. Lain dengan niqab di mana bagian mata masih dapat terlihat, pada burka, bagian mata tertutup jaring-jaring. Biasanya, jaring-jaring tersebut dibuat tipis sehingga wanita yang memakainya masih dapat melihat.

4. Al-Amira


Al-Amira adalah pakaian penutup yang terdiri dari dua jenis jilbab. Yakni dengan menggabungkan antara jilbab dengan ciput. Namun saat ini, sudah banyak yang membuat Al-Amira instan dengan menjahit jilbab dan ciput menjadi satu. Biasanya jilbab Al-Amira ini dibuat dari bahan katun atau polyester.

5. Shayla

Shayla merupakan jenis jilbab yang berbentuk persegi panjang seperti selendang. Kita sering menyebutnya dengan pashmina. Jilbab ini biasanya digunakan dengan cara melilitnya di kepala atau leher dan disematkan jarum pada sekitar bahu.

6. Khimar

Khimar memiliki bentuk seperti jilbab pada umumnya. Yang membedakan adalah ukurannya lebih panjang dari jilbab biasanya, menjuntai hingga bagian atas pinggang. Khimar juga menutupi dada dan pergelangan tangan. Wanita yang mengenakan khimar juga masih bisa terlihat wajahnya dengan jelas. Di Indonesia, kita sering menyebutnya sebagai hijab syar'i.

7. Chador


Chador biasanya digunakan oleh wanita Iran saat bepergian keluar rumah. Chador berbentuk seperti jubah panjang yang menutupi seluruh tubuh kecuali wajah dan berfungsi sebagai mantel. Chador biasanya disertai dengan jilbab kecil atau ciput di dalamnya. [][teks @amuspitasari | foto vectorstock.com, dailytimes.com, CNN, aliexpress.cm, independent.co.uk, ABC, rediff.com, vancouversun.com, aboutislam.net]