}
Oscar 2016: Spotlight Menang, Jurnalis Senang
Film

Oscar 2016: Spotlight Menang, Jurnalis Senang

by Yogira
Mon, 29-Feb-2016

Ajang penghargaan film Academy Awards tahunan yang memperebutkan piala Oscar lagi-lagi diwarnai kejutan. Tamu yang hadir di Dolby Theatre, Hollywood, Los Angeles Amerika, Minggu [28/2] waktu setempat, banyak yang tak menyangka Spotlight jadi film terbaik Oscar 2016.

Demikian juga para pengamat film dan pencinta film layar lebar seantero dunia, rata-rata menjagokan The Revenant dan Mad Max: The Fury Road. Maklum, The Revenant sukses juga pada ajang Gloden Globe Awards, yang memang selalu jadi acuan para pengamat sebelum pengumuman pemenang Oscar.

Film Mad Max: The Fury Road pun demikian. Banyak yang sudah menduga film besutan George Miller ini sebagai film terbaik karena sudah menyabet 6 kategori pada ajang ini.

Yang menguatirkan, The Revenant yang mendapat paling banyak nominasi, malah hanya mendapat 3 piala Oscar.  Leonardo DiCaprio [Aktor Utama Terbaik], Alejandro González Iñárritu [Sutradara Terbaik], dan Emmanuel Lubezki [Penata Sinematografi Terbaik] jadi andalan film ini.

Sebaliknya, Spotlight sebelum diumumkan sebagai Film Terbaik, hanya mendapatkan satu Oscar untuk kategori Skenario Asli Terbaik.  Tapi akhirnya, Spotlight dinobatkan sebagai sebagai The Best Picture.

Menurut penilaian LINIKINI, film ini menang karena termasuk pelik dalam penggodokan ide cerita.  Dari sisi budget produksi, tentu saja, Spotlight kalah jauh dibandingkan Mad Max dan The Revenant. Tapi, orisinalitas kecerdasan penceritaan film ini unggul.

Film ini mengisahkan penyelidikan wartawan The Boston Globe terhadap kasus pelecehan seksual pendeta terhadap 80 anak laki-laki. Tema ini  selalu ada dalam kehidupan nyata. Nah, dalam lewat Spotlight persoalan sosial itu jadi isu yang sangat sensitif sekaligus up to date di dunia, yang dikemas dalam film secara bernas. 

Spotlight pun menjadi pembelajaran jura para jurnalis dalam mengungkap sekaligus menyelidiki kasus yang pelik dalam tugas kerjanya. Oscar tahun ini, Spotlight jadi hadiah istimewa bagi para jurnalis atas perjuangan intelektual dan emosionalnya agar mendapat pengakuan masyarakat luas atas pekerjaannya. Anda setuju? [][teks @firza | foto juliesaysso.com, youtube.com]