}
Film

Review Batman v Superman: Dawn of Justice

by Dedi
Sat, 26-Mar-2016

Batman v Superman: Dawn of Justice rilis di bioskop tanah air akhir minggu lalu dan merupakan salah satu film yang ditunggu-tunggu tahun ini. Film ini adalah sequel dari Man of Steel [2013] yang menceritakan kisah sang putra terakhir Krypton, Superman [Henry Cavill]. 


Di film ini Superman akan bertarung melawan Batman [Ben Affleck] seorang jagoan veteran yang sudah membasmi kejahatan selama 20 tahun dan sepertinya mempunyai latar belakang yang kelam. Kita juga akan saksikan kehadiran superhero wanita terpopuler DC, Wonder Woman [Gal Gadot], si putri Amazon yang keberadaaannya tidak diketahui sejak Perang Dunia ke-2.


Untuk penonton yang kurang familiar dengan komiknya, jalan ceritanya mungkin sedikit membingungkan. Tapi buat yang familiar, walaupun dibuat sedikit berbeda, terlihat ceritanya terinspirasi komik Superman Doomsday dan Batman Dark Knight Returns. Dan d
engan batasan usia penonton untuk 13 tahun ke atas, Superman, Batman, dan Wonder Woman digambarkan sedikit lebih 'dark' sesuai era 'New 52' DC Comics. 


Film berdurasi 2 jam 31 menit ini sepertinya adalah upaya DC menyatukan film superhero layar lebarnya ke alur cerita yang berkesinambungan. Tak diragukan lagi, film ini adalah pengantar atau prequel dari film kelompok super hero DC Justice League yang direncanakan rilis tahun depan dan bisa kita ketahui dari adanya cameo 3 superhero anggota utama Justice League yang diperankan Jason Momoa, Erza Miller, dan Ray Fisher.

 
Pada akhir film, penonton akan dibuat penasaran mengenai agenda tersembunyi Luthor dan siapa yang akan jadi musuh besar berikutnya. Batman v Superman: Dawn of Justice benar-benar film yang menghibur buat penggemar film genre superhero, khususnya buat penggemar DC Comics. [][teks @dd_sarwono | foto cinemablend.com, concourse.com, etoonline.com]