}
The Angry Birds Movie: Kala Marah Jadi Pemecah Masalah
Film

The Angry Birds Movie: Kala Marah Jadi Pemecah Masalah

by Yogira
Fri, 13-May-2016

Marah sifat yang lumrah. Seringkali marah menjadi pemicu masalah. Tapi dalam film The Angry Birds Movie, justru marah malah bisa jadi pemecah masalah. The Angry Birds mendunia berkat popularitasnya sebagai aplikasi games. Rovio Entertainment dan Sony Pictures begitu jeli memanfaatkannya sebagai peluang bisnis menjadi produksi layar lebar.

Dengan mengusung judul The Angry Birds The Movie, Rovio dan Sony Pictures mengemasnya jadi tontonan untuk segala umur dengan visualiasasi 3D yang ciamik. Dijamin, penonton akan terpana dengan teknologi animasi CGI pada rangkaian adegan film ini. Penggarapan pada tahap pasca produksi jadi penentu utama keindahan visualnya.

Ceritanya tentang si burung merah bernama Red [pengisi suara Jason Sudeikis]. Dia dianggap burung paling bermasalah di lingkungannya karena gampang marah. Untung saja, Red masih punya 2 teman setia sesama burung, Chuck dan Bomb. Ketiganya bertemu pada kelas terapi pengelolaan emosi.

Pulau tempat masyarakat burung tinggal tiba-tiba kedatangan serombongan babi hijau yang berlabuh di pulau tersebut. Hampir semua burung percaya bahwa babi-babi hijau itu tamu yang menyenangkan karena mereka bisa menghibur dengan berbagai cara. Tapi tidak bagi Red.

Mengapa Red sangat curiga kepada babi-babi hijau? Apakah Red bisa membuktikan dugaannya benar? Bagaimana dia bisa meyakinkannya?

Jangan remehkan marah kalau itu jadi pemecah masalah. Itulah pesan yang bisa dipetik dalam film ini. Kisah selengkapnya, tonton saja filmnya di Bioskop Cineplex 21/XXI. [][teks @firza | foto Rovio Entertainment,  Sony Pictures Imageworks]