}
3 Srikandi: Pahlawan Medali Olimpiade
Film

3 Srikandi: Pahlawan Medali Olimpiade

by Sherra
Thu, 28-Jul-2016

Film 3 Srikandi adalah sebuah film biopik tentang 3 atlet panah Indonesia yang berhasil meraih medali pertama di ajang Olimpiade. Kisahnya tentang Nurfitriana, Lilies Handayani, dan Kusuma Wardhani. Mereka adalah atlet pemanah perempuan Indonesia, yang berhasil menjemput medali perak untuk panahan beregu di Olimpiade Seoul 1988.

Tiga aktris berbakat Bunga Citra Lestari, Chelsea Islan, dan Tara Basro dipercaya untuk memerankan ketiga atlet tersebut. Pada saat itu, cabang olahraga panahan sedang berada di titik kritis dan membutuhkan pelatih andal yang dapat mempersiapkan atlet panahan wanita dalam waktu singkat. Terpilihlah Donald Pandiangan atau Bang Pandi, mantan atlet yang dikenal sebagai “Robin Hood Indonesia”.  Reza Rahadian yang memerankan pelatih panah itu.

Memilih nama-nama terkenal untuk penggarapan film ini suatu strategi yang baik agar lebih mudah menggaet penonton untuk menyaksikan film sejarah dan biopik. Produser Raam Punjabi dan sutradara Imam Brotoseno layak dipuji. Film ini adalah cara yang asyik untuk menceritakan kembali sosok yang membawa medali ke Indonesia pertama kalinya dari ajang Olimpiade.

dari kiri: Kusuma Wardhani, Tara Basro, Lilies Handayani, Reza Rahadian, Chelsea Islan, Nurfitriyana Saiman, dan Bunga Citra Lestari

Sepertinya film ini bakalan memperlihatkan sebagian besar aksi memanah mereka di lapangan. Tapi ternyata konflik pribadi masing-masing atlet pun dibungkus apik dan menunjukkan cinta mereka pada tanah air.

Seperti Yana [panggilan Nurfitriana] yang tak diizinkan ayahnya untuk menjadi atlet dan mengharuskan dirinya untuk fokus ke studinya. Diperlihatkan pula bagaimana ia masih mengerjakan skripsi di tengah-tengah pelatihan panah menjelang Olimpiade.

Begitu juga Suma [panggilan Kusuma Wardhani] yang diterima bekerja sebagai PNS namun tetap bersikeras mengikuti pelatihan Olimpiade. Sama dengan Yana, Suma tidak disetujui ayahnya lantaran menjadi PNS lebih menjanjikan masa depannya. Tokoh Suma diperankan oleh Tara Basro, lengkap dengan logat Makassarnya.

Tokoh yang memiliki karakter lucu adalah Lilies, diperankan Chelsea Islan. Logat Jawa medok, berbicara ceplas ceplos, dan tingkahnya yang polos menciptakan gelak tawa penonton. Lilies adalah atlet termuda di antara dua temannya. Ulahnya membuat ia sering ditegur Bang Pandi.

Karakter tegas dari Bang Pandi inilah yang kadang mengundang kelucuan di antara ketiga atlet wanita tersebut ketika menjalani pelatihan dengan Bang Pandi. Akting Reza Rahadian? Nggak perlu ditanya lagi. Di film ini ia berhasil memerankan pelatih asal Batak tersebut.

Film ini memberikan pelajaran nasionalisme tanpa terkesan menggurui. Menunjukkan sisi feminisme yang tidak berlebihan. Menurut sang sutradara, film ini di dramatisasi sekitar 20% sebagai 'bumbu' dan 80% mengikuti kisah nyata. Film ini bisa kamu tonton mulai 4 Agustus. [][teks @saesherra | foto @saesherra, dok. MVP]