}
The Beatles dalam Sinema Berharga
Film

The Beatles dalam Sinema Berharga

by Yogira
Wed, 19-Oct-2016

Penggemar the Beatles akan terasyik masyuk dalam kenangan ketika menonton film ini, The Beatles: Eight Days a Week - The Touring Years.

Ini adalah film ketiga sekaligus yang terbaik untuk mengabadikan The Beatles dalam layar sinema. Dua film sebelumnya, A Hard Day's Night [1964], dan Help! [1965] memang pernah menarik perhatian dunia. Namun dari sisi kualitas, dua film tersebut terkesan digarap terburu-buru. Bahkan, Paul Mc Cartney pernah berkomentar, film Help! tidaklah memuaskan The Beatles.

Nah, penggarap film The Beatles: Eight Days a Week - The Touring Years, sepertinya ingin memperbagus sisi kualitas teknis filmis dan penceritaannya daripada dua film sebelumnya itu.

Ron Horward patut diacungi jempol. Sutradara yang sukses dengan film-film kelas Oscar tersebut berhasil menghidangkan The Beatles dalam rangkaian footage yang apik dalam wadah rockumentary sangat berharga.

Untung saja, film ini dikemas dengan garapan film dokumenter. Imbasnya, fakta dan realitas tentang mereka  lebih berdaya. Percik-percik nostalgia tentang sepak terjang The Beatles pada masa keemasan jadi terasa lebih ‘bertenaga’.

Dalam film ini, penonton bisa menikmati tayangan hasil wawancara terhadap  Paul Mc Cartney, Ringo Starr, John Lennon, dan George Harrison. Tentu saja, tersuguh juga cuplikan konser di berbagai negara berikut pernak-pernik dan histeria fans-nya.

Yang paling menarik adalah sisi kontroversi dan selera humor semua anggota The Beatles. Dalam film ini, mereka kerap melontarkan lelucon santai sehingga kita bisa tertawa atas celotehannya. Juga diulas kontroversi John Lennon, yang dianggap menyamakan The Beatles dengan Tuhan.

Film ini semacam representasi  historis dari sebuah band legendaris. Ron Howard dan tim riset data dokumentasi film ini mengumpulkan materinya secara teliti dan berkesinambungan. Hasil wawancara, cuplikan konser, proses kreatif penciptaan lagu, rekaman di studio, ulasan media, hingga komentar dari berbagai narasumber jadi satu paket yang pas untuk ditonton.

Ada beberapa pesohor yang jadi narasumber tentang nostalgianya bersama The Beatles. Mereka adalah Sigourney Weaver, Whoopi Goldberg, Larry Kane, hingga Elvis Costello.

Kalau pas nonton filmnya, penonton jangan beranjak dulu hingga muncul credit title di akhir film. Pasalnya, ada tayangan tambahan berdurasi 30 menit, yakni rekaman eksklusif konser The Beatles di Shea Stadium, New York pada 15 Agustus 1965. Dokumentasi rekaman ini merupakan restorasi dari aslinya agar visualisasi dan tata suaranya lebih jernih.

Nah, tunggu apa lagi? Ingin melhat dari dekat The Beatles, tonton saja film ini di bioskop Cinemaxx.  [][teks @firza | foto Apple Corps Ltd, Imagine Entertainment, White Horse Pictures]