}
Passengers: Cinta Terasing di Luar Angkasa
Film

Passengers: Cinta Terasing di Luar Angkasa

by Yogira
Fri, 23-Dec-2016

Cuma orang gila yang ingin hidup sendiri terdampar dan terasing jauh dari peradaban manusia. Bayangkan, apalagi kalau kejadiannya di luar angkasa. Bisa-bisa orang waras pun bisa gila.

Nah, kalau kamu menonton film Passengers, kondisi terisolasi dari kehidupan normal, laksana terkurung dalam penjara. Jim Preston [Chris Pratt] mengalaminya. Dia adalah salah satu penumpang pesawat luar angkasa canggih menuju planet baru untuk kehidupan umat manusia. Karena ada gangguan sistem pada pesawat, Preston terbangun lebih dini dari tidur panjang [hibernasi]. Padahal penumpang lainnya berhibernasi secara normal dan akan terbangun puluhan tahun kemudian. Praktis, Jim celengak-celenguk mencari teman. Dia sempat lega karena ada sosok yang tinggal di bar pesawat. Tapi sayang, yang ada cuma Arthur alias robot bartender.

Selanjutnya, Preston tidak sendirian. Ada penumpang lain yang terbangun, dia Aurora Lane [Jennifer Lawrence]--penulis cantik dan cerdas. Jim dan Aurora sama-sama merasa punya teman. Mereka berjuang keras mencari solusi agar bisa tidur panjang lagi dan bangun pada waktu yang sudah ditentukan, atau pilihan lainnya, mereka bisa pulang lagi ke bumi.

Pertemanan  Jim dan Auora kian lengket dan akhirnya berbuah cinta.  Padahal di antara mereka ada rahasia besar, yang akhirnya terbongkar oleh Arthur.  Rahasia apakah itu? Bagaimana mereka berupaya melepaskan diri dari ‘belenggu’ kesepian hidup di pesawat yang maha besar?  Adakah penumpang lain yang terbangun dari hibernasi?

Passengers menampilkan pemain minimalis. Tokoh utamanya cuma sepasang manusia. Tapi keduanya mampu menggiring penonton pada suasana konflik psikologis yang masuk akal sekaligus menggiris emosi.  Padahal setting-nya cuma di dalam pesawat luar angkasa dan sesekali berlatar luar angkasa. Tapi karena skenarionya digarap matang, film besutan  Morten Tyldum  ini berhasil membangun situasi dramatik, yang mengusik hati sekaligus menguak pesan: betapa menderitanya manusia kalau hidup tanpa teman, tanpa cinta.

Dari sisi visual effect dan sinematografi untuk jenis film science fiction, Passengers tidaklah istimewa. Sebelumnya, banyak film luar angkasa yang lebih ciamik. Malah dari persoalan relasi antar tokohnya,  Passengers malah seperti ‘mengekor’  film Gravity dengan duet pemain utama: Sandra Bullock dan George Clooney. Gravity pun akhirnya jadi film terbaik  Oscars 2014.

Memang, Passengers tak sehebat Gravity. Tapi  kehadiran Jennifer Lawrence dan Chris Pratt jadi nilai plus tersendiri. Sebagai pemeran utama, mereka mampu memancing imajinasi penonton ber-honeymoon di kapal mewah luar angkasa. Nggak percaya? Tonton saja filmnya di bioskop Cinema 21/XXI.  [][teks @firza |  | foto  LStar Capital, Village Roadshow Pictures]