}
Resident Evil: The Final Chapter, Akhir Alice?
Film

Resident Evil: The Final Chapter, Akhir Alice?

by Yogira
Fri, 27-Jan-2017

Enam kali sudah, Paul W.S. Anderson dan Milla Jovovich ‘menghidupkan’ Resident Evil dari video game ke dalam layar sinema. Pasangan yang menikah pada tahun 2009 ini, akankah ‘mematikan’ film Resident Evil pada seri 6: The Final Chapter?

Jawabannya, belum tentu pasti. Yang jelas, pada Resident Evil: The Final Chapter, tokoh utamanya, Alice tetap berjibaku melawan musuh bebuyutannya, Dr. Isaacs [Iain Glen]. Malah Alice harus menghadapi juga Wesker [Shawn Roberts] teman lamanya, yang berkhianat.

Film ini tentang hampir punahnya umat manusia, apa lagi kalau bukan lantaran T-virus, yang mewabah, lalu mengubah manusia jadi zombie. Nah, Alice harus mendapatkan anti virusnya, yang dipegang Dr. Isaacs.

Dari Washington, tempat dia bangkit dari reruntuhan, Alice terpaksa harus kembali ke kota Racoon, lokasi Umbrella Corp., markas Dr. Isaacs sekaligus tempatnya dulu memulai dirinya sebagai sosok luar biasa.

Namun tentu saja, Alice tak gampang menempuhnya. Racoon jadi kota horor. Banyak zombie, mutan, dan pasukan Umbrella Corp siap menghabisinya. Untung saja, di perjalanan, Alice bertemu teman sekutunya, yang siap membantu merebut anti virus. Pertempuran pun tak terelakan. Alice Cs berhasil menembus penjagaan Umbrella Corp. Namun, di antara teman-teman barunya, ada yang menjadi mata-mata. Siapakah dia? dan bagaimana Alice merebut anti virusnya?

Resident Evil: The Final Chapter tetap menghidangkan sajian aksi kelahi, adu senjata, horor, plus secuil dramatik. Tempo ketegangannya terjaga. Namun, sutradaranya, sepertinya doyan banget menyuguhkan efek kaget kepada penonton. Lumayan bahaya kalau penontonnya jantungan.  

Dari sisi jalan cerita, film ini nggak istimewa. Malah, ada beberapa adegan dan dialog yang mengada-ada sekedar memancing konflik, misalnya, konflik antara teman sekutu Alice. Itu klise. Sudah banyak film action membangun konflik seperti ini.

Tapi jalan cerita dan elemen dramatik memang bukan intinya. Yang paling dikedepankan film ini adalah visual effect dan campuran action-nya. Lantas, apakah sosok Alice akan ‘mati’ begitu saja pada akhir film ini? Lebih baik kamu tonton filmnya di bioskop Cinema 21/XXI [][teks @firza | foto Constantin Film]