}
Rings: Hantu dari TV Datang Lagi
Film

Rings: Hantu dari TV Datang Lagi

by Yogira
Wed, 22-Feb-2017

Barangkali, Koji Suzuki tak menyangka, novelnya berjudul Ring [terbit 1991] berkali-kali ‘gentayangan’ di bioskop.

Yup, hantu perempuan berambut panjang, yang keluar dari teve itu jadi ikon fenonemal dalam kancah film horor dunia sejak dilayarlebarkan tahun 1998, berjudul Ringu [produksi Jepang]. Lalu film ini dibikin remake versi Korea berjudul Ring [1999]. Masih kuat pengaruhnya, muncul lagi film The Ring [2002] versi Hollywood. Nah, tahun ini Si hantu kembali ‘gentayangan’ di sinema dengan judul Rings. Apa nggak bosen ya?

Sepertinya, dalam soal film hantu, Ring termasuk jaminan mutu. Maka, dibuatlah lagi dengan judul Rings. Nah, yang terbaru sebenarnya masih berbenang merah dengan Ring sebelumnya. Hantu Samara muncul lagi. Kali ini dia berurusan dengan dua remaja yang berpacaran, Julia [Matilda Lutz] dan Holt [Alex Roe].

Semula Julia merasa nggak masalah menjalani pacaran long distance dengan Holt. Tapi dia lantas curiga pada Holt ketika menemukan video tape misterius. Ternyata video tape itulah yang jadi biang teror terhadap dirinya juga Holt, yang memang terdampak terlebih dahulu. Keduanya sama-sama memutar video tape itu dari salinan yang mulai disebarkan professor Gabriel. Mereka bisa selamat dari teror kematian dalam tempo 7 hari asalkan video tersebut dibagikan lagi kepada orang lain.

Korban-korban yang sudah menonton video tape misterius itu biasanya terancam hidupnya dengan kemunculan hantu berambut panjang dari teve. Layar teve tak bisa dimatikan. Yang mati malah penontonnya. Julia penasaran ingin menghentikan teror video tape tersebut dengan melacak asal-usul hantu yang terekam pada video itu. Bagaimanakah Julia mencari solusinya? Apa hubungannya dengan kisah hantu Samara pada film Ring sebelumnya?

Sutradara  F. Javier Gutiérrez bekerjasama dengan tim penulis skenario film ini sepertinya tahu betul cara membuat penasaran penonton. Dari awal hingg akhir cerita, penonton akan terus mengikuti sisi misterius teror dari video tape berhantu itu. Rings menghidangkan jalan pengisahan yang oke, terlepas dari spesial efek yang pas-pasan.

Film ini diyakini berbujet rendah. Nyaris tak ada pemain ngetop, apalagi mahal. Mungkin yang agak mending adalah aktor watak Vincent D'Onofrio, yang berperan sebagai tokoh antagonis.   

Soal ketegangan, Rings boleh dibilang berhasil. Tak hanya karena teror dari hantunya, tetapi juga dari konflik situasional antar-tokohnya. Layak dicatat juga, film ini mencoba mencampurkan persoalan supranatural berbau klenik dengan penelitian ilmiah tentang hidup setelah kematian.

Nah, bagi yang berani menonton film horor atau kangen bertemu lagi dengan Samara, saksikan saja Rings di bioskop Cinema 21/XXI. [][teks @firza | foto Parkes/MacDonald/ Vertigo Entertainment]