}
Gold: Kisah Pencari Emas di Indonesia
Film

Gold: Kisah Pencari Emas di Indonesia

by Yogira
Fri, 03-Mar-2017

Siapa sih nggak doyan emas? Hasil bumi ini sungguh menggiurkan setiap orang. Bahkan ada yang mau mengorbankan segalanya agar bisa mencari emas sebanyak-banyaknya. Nah, film Gold bercerita tentang itu. Menariknya, harta karun emasnya ada di Indonesia, tepatnya di Kalimantan. Pemburu emasnya adalah Kenny Wells.

Dia meyakinkan seorang penambang emas lihai dan berpengalaman bernama Michael Acosta agar mengeruk lapisan bawah tanah di Kalimantan karena berpotensi mengandung emas. Semula Acosta-lah yang menyatakan bahwa Indonesia secara ilmiah geologis kaya akan sumber mineral, terutama emas.

Namun, dia akhirnya pesimis karena penambangannya tak membuahkan hasil. Banyak yang mencibir usahanya itu. Baru lah ketika Wells  mendukungnya agar terus berjuang mencari lokasi tambang emas yang tepat, Acosta menyetujuinya.

Selanjutnya, Wells dan Acosta pun selayak soulmate. Keduanya sulit dipisahkan. Wells yang memiliki kelebihan dalam komunikasi marketing berjuang keras meyakinkan sejumlah pihak agar bersedia meminjamkan modal usaha penambangan di Kalimantan. Sedangkan Acosta lebih fokus di lapangan.

Mereka berhasil menemukan tambang emas. Betapa girang keduanya. Kekayaan ada di depan mata. Penemuan tambang emas oleh keduannya dianggap terbesar dan bersejarah, yang terjadi pada tahun 1980-an. Wells dan Acosta terkenal. Malah Wells-lah yang paling menjadi pusat perhatian, sedangkan Acosta lebih banyak di belakang layar.

Namun dalam masa keemasan kesuksesan mereka, ujian datang bertubi-tubi. Wells jadi cekcok dengan istrinya. Dia pun jadi lebih sering mabuk-mabukan. Wells pun mendapatkan ancaman dari berbagai pihak, termasuk dari militer di Indonesia dan FBI Amerika. Wells kian terpuruk karena perusahaannya dirongrong pesaingnya. Bagaimana nasib Wells selanjutnya?

Gold termasuk film drama yang diangkat dari kejadian nyata meski tokoh Kenny Wells adalah karakter fiksi. Yang menarik adalah ceritanya karena mengaitkan Indonesia dengan penambangan emas di Kalimantan. Lebih membetot perhatian lagi, ada gambaran Presiden Soeharto dengan anaknya terkait penambangan emas di Kalimantan. Benarkah kenyataannya demikian?

Film ini bermuat pesan banyak. Persoalan kekuasaan, kegigihan, kepenasaran, kesetiaan, kecurangan, kesombongan, nafsu, perselingkuhan menjadi racikan bumbu dramatik film ini, yang masuk akal dalam kehidupan nyata. Tak terasa ada konflik yang dibesar-besarkan layaknya sinetron. Gold seperti film semi dokumenter. Seolah memang kejadian nyata.

Hubungan rekan kerja antara Wells [Matthew McConaughey] dan Acosta [Edgar Ramirez] seperti mirip penokohan Steve Jobs [Ashton Kutcher] dan Steve Wozniak [Josh Gad]  dalam film Jobs. Sama-sama punya dua karakter berbeda. Wells dan Jobs cerdas dalam mengomunikasikan sesuatu dan percaya diri tampil di depan umum. Sedangkan Acosta dan Wozniak pintar genius secara teknikal, tapi terlihat introvert dan pendiam.

Patut diacungi jempol akting Matthew McConaughey. Totalitas dalam memerankan Wells sangat berhasil, terutama dari postur tubuhnya yang berperut buncit. Upayanya ini mirip ketika dia berperan sebagai Ron Woodroof dalam film Dallas Buyers Club. Demi film itu, McConaughey sengaja mencekingkan tubuhnya demi karakter pengguna obat bius yang berbadan kurus kering.

Meskipun dalam ceritanya ada daerah di Indonesia [Jakarta dan pedalaman Kalimantan], ternyata syutingnya berlangsung di Thailand. Untuk aktor dan figuran Indonesia, termasuk prajurit TNI, diperankan oleh orang-orang dari negeri Gajah Putih.

Nah, kamu yang penasaran dengan intrik penambangan di Indonesia, film ini bisa menambah wawasan dan inspirasi. So, saksikan filmnya ya di bioskop. [][teks @firza | foto Boies/Schiller Films, Black Bear Pictures]