}
Ruang Putar KINEFORUM
Film

Ruang Putar KINEFORUM

by Intern
Fri, 31-Mar-2017

KINEFORUM Dewan Kesenian Jakarta [DKJ] yang didukung Cinema 21 dan Unit Pengelola Taman Ismail Marzuki akan memanjakan para sineas dengan meluncurkan kembali Ruang Putar KINEFORUM yang berlokasi di komplek Taman Ismail Marzuki, Jakarta Pusat dan dihadiri Ketua DKJ Irawan Karseno, Komite Film DKJ Lulu Ratna, Corporate Secretary XXI Catherine Keng, dan Kepala UP PKJ TIM Imam Hadi Purnomo.   

Pentingnya keberadaan Ruang Putar Sinema Alternatif menggerakan KINEFORUM untuk kembali membuka dan memperkenalkan ruang putar yang sekaligus bisa menjadi ruang pertukaran pengetahuan. Bukan hanya sekadar menonton film, kita diajak untuk lebih jauh mengenal film telah diputar dengan diskusi yang memang sengaja diprogramkan selepas menonton.

Untuk menyambut Hari Film Nasional yang jatuh setiap 30 Maret, KINEFORUM memutar film RA. Kartini [Sjuman Djaya, 1982] usai penandatanganan surat kerjasama DKJ dengan dua mitranya. Hal ini juga termasuk dalam rangkaiang acara Bulan Film Nasional, program “Sejarah Adalah Sekarang” yang berlangsung sepanjang Maret ini.

Tak hanya itu, KINEFORUM juga membuat program-program sendiri yang diupayakan bisa mengisi dan memberikan wadah kepada sineas agar agenda perfilman tak hanya ada di Bulan Film Nasional, seperti program “ARUS BAWAH” yang akan diselenggarakan pada 3-16 April 2017.

Menyediakan beragam jenis film untuk memberi ruang para sineas agar bisa menonton film-film yang mungkin tidak masuk ke dalam bioskop komersil. KINEFORUM juga memiliki arsip film pendek dan film panjang Indonesia terbaru maupun klasik yang akan diputar secara back to back agar sineas bisa menelaah lagi bagaimana dan mengapa sebuah film dapat di-remake.

Program-program KINEFORUM ini terbuka untuk umum lho. Jadi bukan cuma sineas yang serius dengan dunia perfilman aja yang bisa menikmatinya, Commuters.

“Kami senang sekali banyak bioskop alternatif mulai berkembang di Jakarta dan kami juga berharap program-program KINEFORUM bisa diputar di seluruh Ruang Putar Alternatif di Indonesia,” ujar Lulu Ratna.

KINEFORUM berharap kerjasama ini dapat dicontoh Dewan Kesenian di kota-kota lain dan tentunya untuk memajukan perfilman di Indonesia. Commuters suka nonton film? Yuk, berangkat.. [][teks & foto @andiskaraf]