}
Wonder Woman: Kiprah Wanita di Medan Tempur
Film

Wonder Woman: Kiprah Wanita di Medan Tempur

by Hagi
Wed, 31-May-2017

Penantian lama para penyuka film superhero terjawab sudah. Sejak kemunculannya di Batman v Superman: Dawn of Justice, akting Gal Gadot sebagai Wonder Woman memang sudah membuat moviegoers dan moviefreaks menunggu penuh harap penayangan film keluaran DC Entertainment dan Warner Bros. ini. Apalagi, belum ada film superhero dengan tokoh dominan wanita lagi sejak Elektra [2005].

Themyscira adalah sebuah pulau tempat suku Amazon tinggal. Sebentar, ini bukan Amazon yang di Amerika Selatan, melainkan sebuah suku dari mitologi Yunani. Di pulau ini hidup sekumpulan wanita yang mahir menggunakan senjata dan alat perang. Themyscira diselubungi kabut ajaib yang membuat tak bisa dijangkau oleh manusia biasa.

Sebelum menjadi Wonder Woman, Diana [Gal Gadot] adalah puteri Ratu Hippolyta [Connie Nielsen] yang berlatih keras di bawah asuhan Jenderal Antiope [Robin Wright]. Suatu hari sebuah pesawat Jerman jatuh menembus kabut ajaib Themyscira. Diana berhasil menyelamatkan pilotnya yang berkebangsaan Amerika. Malang, kapal para pengejar pilot itu pun sukses menembus kabut ajaib dan menyerang kaum Amazon.

Sang pilot bernama Steve Trevor [Chris Pine] itu kemudian menceritakan misinya menggagalkan perang yang sedang berkecamuk di dunia luar. Diana bertekad untuk menghentikan konflik tersebut dan pergi bersama Steve ke garis depan peperangan di wilayah Eropa. Bersama para prajurit di tengah medan tempur, Diana menemukan jati dirinya.

Sutradara Patty Jenkins terbilang cukup sukses membesut film ini. Gal Gadot tampil memukau. Bukan hanya itu, aktingnya juga menimbulkan greget tersendiri, terutama saat mengalami kesenjangan pengetahuan tentang kehidupannya di Themyscira dengan dunia luar. Chemistry yang terjalin dengan Chris Pine cukup padu dan mampu membangun alur cerita yang menarik. Demikian juga dengan twist ending yang mengungkap musuh Wonder Woman yang sebenarnya.

Sebelum Gal Gadot, sejumlah nama aktris papan atas seperti Cobie Smulders, Kate Beckinsale, Sandra Bullock, Mischa Barton, Rachel Bilson, Sarah Michelle Gellar, Angelina Jolie, Jessica Biel, Eva Green, Christina Hendricks Kristen Stewart, Olga Kurylenko dan Elodie Yung pernah dicalonkan untuk memerankan tokoh superhero dari kaum Amazon ini. Tetapi akhirnya peran tersebut jatuh pada aktris kelahiran Israel itu.

Mengenai rating film yang tak masuk katergori R, Patty Jenkins menyatakan sangat peduli pada penontonnya. Sutradara yang pernah membesut film Monster [2003] dan serial The Killing [2011-2012] ini mempertahankan adegan-adegan di film Wonder Woman untuk tetap mendapat label PG-13, agar para remaja perempuan tetap dapat menikmati film ini. Secara keseluruhan, Wonder Woman boleh dibilang telah menunjukkan geliat perjuangan kaum wanita di tengah dominasi kaum pria. [][teks @evaevilia666 | foto wonderwomanfilm.net]