}
Spider-Man: Homecoming, Manusia Laba-laba Tahan Banting
Film

Spider-Man: Homecoming, Manusia Laba-laba Tahan Banting

by Hagi
Thu, 06-Jul-2017

Sejak kemunculannya yang sekilas di Captain America: Civil War pada 2016, Spider-Man yang diperani Tom Holland sudah mencuri perhatian. Kepenasaran ini terutama karena kostum barunya yang tampak lebih istimewa. Dan keingintahuan para moviefreak, terutama para fans Marvel kini terjawab dengan dirilisnya Spider-Man: Homecoming.

Kisahnya bermula beberapa bulan setelah pertempuran para superhero dengan para alien di The Avengers [2012]. Saat itu, sebagian kota New York, termasuk The Avengers Tower hancur karena serbuan pasukan alien akibat portal yang terbuka akibat ulah Loki.

Sekumpulan pekerja pimpinan Adrian Toomes [Michael Keaton] yang dikontrak pemda untuk membereskan puing-puing bekas tawuran massal itu dihentikan petugas pemerintah. Sebelum mereka diusir, ada pekerja yang menyelundupkan batu permata alien dan tidak menyerahkannya ke petugas yang berwenang.

Kisahnya lalu melompat ke 8 tahun ke depan, sesaat setelah para superhero saling baku hantam di Captain America: Civil War. Peter Parker [Tom Holland] yang masih berusia 15 tahun itu amat gembira saat diajak Tony Stark [Robert Downey Jr] bertempur melawan tim Captain America. Meski begitu, karena masih amat belia, Tony menyarankan Peter untuk melanjutkan sekolah dan tak fokus kepada usaha memberantas kejahatan. Peter yang tinggal bersama bibinya merasa sudah cukup mampu untuk bergabung dengan The Avengers. Tetapi ia tidak bisa melepaskan tanggungjawabnya sebagai pelajar yang akan mengikuti perlombaan kepintaran di Washington DC. Kegalauan Peter semakin menjadi saat Vulture sang penjahat bersayap muncul melindungi penjualan senjata super berbahan batu permata alien. Dapatkah Peter menggagalkan aksi Vulture? Bisakah ia lepas dari pengawasan dan bayang-bayang Tony Stark?

Sutradara Jon Watts terbilang cukup sukses membesut film produksi Marvel Cinematics Universe ini. Sejak Spider-Man [2002], Spider-Man 2 [2004], Spider-Man 3 [2007] --kesemuanya diperani Tobey Maguire-- dan The Amazing Spider-Man [2012], The Amazing Spider-Man [2014] --diperani Andrew Garfield-- baru reboot versi Jon Watts-lah yang bisa menggambarkan karakter Peter Parker si Manusia Laba-laba ini dengan pas. Tom bisa memerankan karakter Peter yang masih hijau, labil, dan galau dengan baik. Bukan yang terlalu emo layaknya Tobey, dan yang terlalu serius seperti Andrew.

Meski begitu, perjuangan selama 15 tahun untuk mendapatkan karakter yang pas ini tergolong cukup lama, bahkan terlalu lama. Seorang kawan pemerhati film membandingkannya dengan karakter Logan/Wolverine yang sudah kuat dari sananya dan bisa berdiri sendiri sebagai spin off dari X-Men Saga. Film ini juga terbilang cukup sukses melahirkan bintang baru yang potensial ketimbang tiga versi film Hulk yang menghadirkan Eric Bana [Hulk 2003], Edward Norton [The Incredible Hulk 2008], dan Mark Rufallo [dalam The Avengers Saga].

Tentu saja, film Spidey versi terbaru yang playful ini tidak akan bisa sukses tanpa kehadiran Ned [Jacob Batalon], Liz [Laura Harrier], Michelle [Zendaya] yang jadi teman-teman Peter di sekolah. Begitu juga dengan si seksi Marisa Tomei yang agak terlalu muda untuk jadi Bibi May.

Bagian yang tak kalah menarik adalah theme song Spider-Man versi serial teve karya Paul Francis Webster dan Robert ‘Bob’ Harris yang digubah ulang oleh Michael Giacchino di awal film. Yang menggugah saya adalah berkumandangnya “Blitzkrieg Bop”-nya The Ramones yang dikenal juga pernah membawakan lagu tema Spider-Man. Dan jika penggemar Iron Man bisa berkenalan dengan Jarvis, si suara di balik Artificial Intellegent [AI] di balik zirah si manusia besi itu, maka di film ini, kita akan dikenalkan dengan karakter suara baru yang menjadi AI protokol kostum Spidey.

Dengan pergulatannya yang cukup keras antara kepribadian di dalam dirinya, tak salah jika Si Manusia Laba-laba ini disebut sebagai salah satu superhero yang tahan banting, dalam arti kiasan, dan arti sebenarnya. Oh ya, Tom akan kembali berperan sebagai Spidey di Avengers: Infinity War yang akan rilis pada awal Mei 2018.

Well, Commuters nggak ingin saya terlalu banyak berkisah tentang jalan ceritanya kan? Ya sudah, ajak teman-temanmu dan tonton di bioskop Cinema 21/XXI. Eits, ratingnya PG-13 lho ya. [][teks @hagihagoromo | foto MCU]