}
The Hitman's Bodyguard: Aksi Pengawal Saksi Jagoan
Film

The Hitman's Bodyguard: Aksi Pengawal Saksi Jagoan

by Yogira
Tue, 22-Aug-2017

Tugas bodyguard alias pengawal adalah memastikan orang yang dijaganya aman dari aneka ancaman. Biasanya, yang dikawal pun orang penting, tapi jarang sekali sosok jagoan.

Nah, film The Hitman’s Bodyguard justru bertolak dari stereotipe pengawalan semacam itu. Orang yang dikawal malah sosok jagoan, yang kerap sembrono, bahkan berani menantang maut. Sebaliknya, sang pengawalnya malah sering bertindak secara prosedural, sangat hati-hati menghindari ancaman mematikan.

Kisahnya tentang seorang bodyguard papan atas, bernama Michael Bryce [Ryan Reynold]. Sebagai pengawal elit dari Agen Triple-A, dia selalu sukses mengawal sejumlah klien dari ancaman pembunuhan. Namun naas, suatu ketika dia gagal mengawal kliennya asal Jepang, yang tewas tertembak ketika hendak terbang dalam pesawat. Sejak itulah, reputasi Bryce ambrol. Dia nyaris frustasi. Tapi masih untung masih ada teman-temannya yang mempercayai dia menjaga sejumlah klien meski kategori kelas teri.

Sementara itu, Amelia Roussel [Elodie Yung], agen pemerintah di Inggris meminta pertolongan kepada Bryce untuk mengawal Darius Kincaid [Samuel L. Jackson], yang jadi saksi di pengadilan Den Haag, Belanda atas kasus kejahatan politik Presiden Belarusia, Vladislav Dukhovich [Gary Oldman]. Semula Bryce menampik permohonan Roussel. Namun karena dia merasa berhutang budi kepada mantan pacarnya itu, Bryce pun menyanggupi jadi pengawal Kincaid.

Namun, tak disangka, ternyata hubungan Bryce dengan Kincaid berbuah konflik. Mereka seringkali berdebat. Parahnya lagi, keduanya menjadi incaran para pembunuh atas suruhan Dukhovich. Bryce dan Kincaid melawan mereka. Dor-dar pistol, adu jotos dan kebut-kebutan di jalanan tak terelakan. Lantas, bagaimana akhirnya Bryce dan Kincaid bisa jadi bersahabat meski keduanya sangat berbeda perangai?

Film ini terasa benar buatan Hollywood. Dua pemeran utamannya, Ryan Reynold dan Samuel L. Jackson memperlihatkan sekali karakter kuat orang Amerika, baik dari gaya bicaranya maupun, cara bercandanya. Meski Ryan orang Canada, toh gaya Amerika dia sangatlah terasa.

Sebenarnya, yang paling menarik dalam film ini bukan dua pemeran utamanya, melainkan karena konflik ceritanya, yang berangkai-rangkai. Tak hanya konflik psikologis, Bryce dan Kincaid, tapi juga konflik berbau politis terkait kekejaman Presiden Vladislav Dukhovich sebagai diktator negara Belarusia. Dukhovich harus berhadapan dengan tiga musuh sekaligus, yakni; Pemerintah Inggris, Pengadilan Den Haag, dan Kincaid, sang saksi kunci, yang memberatkan hukuman dirinya.

Konfliknya memang terkesan serius. Namun sutradara Patrick Hughes dan penulis skenario Tom O'Connor berhasil meracik The Hitman’s Bodyguard jadi tontonan penuh gelak tawa. Ini terpicu dari konflik tokoh Michael dan Kincaid. Sebagai pengawal, Bryce seperti diremehkan Kincaid atas kinerja pengawalannya. Apalagi, terbukti Kincaid memang sosok jagoan, yang sudah membunuh seratus lebih orang. Ironis kan? Masak sih, yang dikawal malah lebih jago dari pengawalnya?

Nantikan juga adegan-adegan mendebarkan ketika terjadi adu tembak dan kebut-kebutan mobil, motor, dan speed boad di tengah kota Den Haag, yang cantik dan artistik. Ini jadi suguhan action yang sangat menghibur. Nggak percaya? Ya tonton saja filmnya di bioskop Cineplex 21/XXI.  [][teks @yogirudiat | foto Millennium Films]