}
The Dark Tower: Penyelamatan Menara dari Bencana
Film

The Dark Tower: Penyelamatan Menara dari Bencana

by Yogira
Thu, 24-Aug-2017

Penggemar novel misteri, kebangetan deh nggak kenal Stephen King. Yup, penulis laris legendaris ini sudah melahirkan ratusan karya, yang sudah diangkat ke layar lebar. Nah, The Dark Tower adalah film yang diadaptasi dari karya novel serialnya.

Film ini mengenai petualangan ajaib, seorang anak bernama Jake Chamber [Tom Taylor]. Dia sering bermimpi buruk, yang berkaitan dengan kehancuran dunia. Dia percaya bahwa mimpinya itu tanda-tanda yang akan terjadi secara nyata. Melalui imajinasinya, Jake menggambar dua orang misterius dan gambar situasi lainnya tentang sebuah menara. Namun, ketika dia mengungkapkan kepada orang-orang di sekitarnya, termasuk ibunya, Jake malah dianggap punya kelainan jiwa. Malah, ayah tirinya memaksa Jake masuk panti rehabilitasi.

Jake berontak. Dia kabur dari rumahnya sesaat ada dua orang asing yang hendak menjemputnya. Jake pergi ke New York dan masuk ke rumah tua misterius. Di sinilah titik awal Jake bisa berpindah ke dimensi lain. Semacam dunia baru, yang sebelumnya terbayang dalam benaknya.

Berada di dalam dimensi kehidupan lain itu, Jake bertemu Roland Deschain alias Gunslinger [Idris Elba]. Keduanya mulai bersahabat dan saling ‘curhat’ tentang tujuan masing-masing. Jake dan Roland merasa klop karena punya musuh yang sama, yakni Walter alias The Man in Black [Matthew McConaughey]. Roland, sang penembak jitu punya dendam kesumat terhadap Walter karena membunuh ayahnya. Sedangkan Jake menjadi target Walter sebagai anak pilihan spesial, yang bisa menambah energi untuk menghancurkan sebuah menara di Dunia Tengah.

Maka, Roland dan Jake berupaya mencegah niat jahat Walter. Keduanya mencari jalan agar menara itu terselamatkan dari kehancuran. Kalau tidak, Walter akan leluasa menciptakan bencana besar di alam semesta. Lantas, bagaimana Roland dan Jake melawan Walter, yang punya ilmu sihir tingkat tinggi dan anak buahnya yang banyak?

Daya tarik film ini adalah kisahnya yang terbilang unik dan surealis. Sosok anak kecil, yang dianggap kurang waras, ternyata adalah anak istimewa karena bisa menembus ke dimensi lain, malah jadi pahlawan dalam penyelamatan semesta. Kesannya memang terlalu berlebihan. Tapi ide fantasi seliar apapun bisa menjadi tontonan film.

Namun sayang, eksekusi produksi film ini tampak kurang maksimal. Seolah-olah terbentur budget pas-pasan. Akibatnya, film ini kurang greget dari berbagai elemen film, terutama sinematografi, set artistik, dan visual effect. Padahal cerita film ini termasuk kategori action fantasy. Konflik antarpemain dan konflik situasional pun kurang berhasil membetot-betot emosi mungkin karena eksekusi skenarionya terlalu standar dan klise untuk ukuran film Hollywood.

Untung saja, The Dark Tower bisa tertolong oleh adegan duel Gunslinger vs The Man in Black. Gaya dan keahlian tembak Gunslinger jadi atraksi menarik. Sedangkan  The Man in Black justru lebih terlihat atraksinya selayak seorang ilusionis. Patut dicatat, berperan sebagai Walter si tukang sihir, Matthew McConaughey tumben juga ya berperan jadi antagonis fantastis.  

Nah, kamu pencinta novel Stephen King atau penyuka film petualangan misterius, jangan lewatkan The Dark Tower di bioskop 21/XXI.
[][teks @yogirudiat | foto imagine entertainment]