}
A Bad Moms Christmas: Natal Bikin Cemas
Film

A Bad Moms Christmas: Natal Bikin Cemas

by Yogira
Mon, 18-Dec-2017

Pasti deh, siapapun yang  merayakan Natal punya rencana masing-masing. Tapi, Natal akan jadi ‘mimpi buruk’ kalau ada pihak yang mau mengacaukan persiapan Natal. Detik-detik menjelang Natal pun malah jadi bikin cemas.

Nah, kondisi tersebut tergambarkan dalam film A Bad Moms Christmas. Film ini sengaja dibikin untuk musim libur Natal agar bisa lebih meraup banyak penonton yang notabene biasa merayakan hari besar itu.

Kisahnya tentang 3 ibu yang bersahabat. Masing-masing sudah berkeluarga. Amy [Mila Kunis], termasuk ibu yang gampang jengkel dan keras kepala. Kiki [Kristen Bell], ibu yang lugu tapi sabar menghadapi anak-anaknya. Carla [Kathryn Hann], ibu single parent, yang nyentrik dan slenge'an. Mereka semula ingin merayakan Natal dengan cara masing-masing. Namun, tak disangka, ketiga ibunya tiba-tiba saja datang ke rumah dan ‘menganggu’ acara mereka.

Amy merasa kesal kepada Ruth [Christine Baranski]. Kehadiran ibunya ini, membuat Amy tertekan karena seenak udel mengatur segala persiapan Natal keluarganya. Ruth yang sangat sayang kepada kedua cucunya [anak Amy] menghias rumah Amy dengan hiasan spektakuler. Dia juga memberikan hadiah mewah untuk kedua anak Amy. Bukan malah senang, Amy justru menganggap ibunya ini terlalu berlebihan. Sedangkan Kiki merasa canggung dengan Sandy [Cheryl Hines], yang over protective, bahkan terlalu dalam mencampuri kehidupan privasi Kiki dan suaminya. Lalu, Carla, yang tiba-tiba kedatangan ibunya, yang sudah menduga akan ‘menguras’ uangnya untuk berjudi. Untung saja, Carla sedikit tenang menghadapi Natal bersama ibunya ini. Lantas, bagaimana Amy, Kiki, dan Carla keluar dari ‘gangguan’ ibunya masing-masing? Bagaimana mereka cari solusi agar keluarganya bisa menikmati Natal sesuai yang diinginkannya?

A Bad Moms Christmas adalah drama komedi dengan aneka konflik yang menggemaskan. Tiga perempuan berusia 30-tahunan harus menghadapi kehadiran ibu-ibu mereka yang berusia 50-tahunan. Lucunya, ibu-ibu dua generasi ini sama-sama punya perangai buruk, sehingga kekacauan demi kekacauaan, baik secara fisik, maupun psikologis tergambar dalam film ini.

Bagi penonton berusia dewasa, film ini lumayan lucu. Banyak adegan dan dialog yang mengundang tawa. Namun meskipun A Bad Moms Christmas terkesan ada embel-embel karakter ibu, yang tentu saja sayang keluarga, toh film ini kurang cocok sebagai tontonan keluarga. Jadi, pertimbangkan dulu kalau yang ingin menonton ini membawa serta anak-anak di bawah usia. Pasalnya, ada sejumlah adegan dewasa, bahka terbilang porno, yang hanya layak menjadi tontonan dewasa.

A Bad Moms Christmas adalah film sekuel Bad Moms [2016]. Tiga tokoh utamanya pun tetap sama. Hanya pengisahannya saja berbeda dengan A Bad Moms Christmas. Nah, kalian yang sudah berusia dewasa dan ingin terhibur selama libur Natal, berpuaslah tertawa menonton film ini. Tapi ingat ya, jangan nonton dengan anak-anak.  [][teks @yogirudiat | foto Huayi Brothers Pictures]