}
Maze Runner The Death Cure: Rebutan Obat
Film

Maze Runner The Death Cure: Rebutan Obat

by Yogira
Fri, 26-Jan-2018

Inilah saga terakhir dari trilogi Maze Runner. Dengan judul tambahan, “The Death Cure", film Maze Runner ini berdurasi lebih panjang daripada yang sebelumnya, The Maze Runner [2014] dan Maze Runner: The Scorch Trials [2015].

So, sebagai ‘kado perpisahan’, sang sutradara Wes Ball seolah ingin menyempurnakan kualitas cerita dan juga teknis filmisnya. Apalagi jelas, tagline film Maze Runner: The Death Cure adalah “Every Maze Has An End“, yang mereflesikan berakhirnya petualangan seru tokoh Thomas, dkk di labirin mematikan.

Hidangan action dan thriller film ini langsung menggenjot andrelanin sejak pembukaan cerita. Thomas, Newt Frypan, Brenda, Jorge, dan Vince berupaya menyelamatkan anak-anak yang terkurung dalam kereta api menuju Last City, yang dikendalikan WCKD atas komando Janson. Tujuan utama mereka adalah menyelamatkan sahabat mereka Minho, yang akan jadi objek eksperimen.

Lantas Thomas dkk harus menembus masuk Last City meskipun nyawa taruhannya. Mereka harus menghadapi banyak tantangan. Selain dari Janson dan pasukannya, mereka juga harus mengatasi para zombie Crank, yang sudah terjangkit virus The Flare. Yang paling menguatirkan, di antara mereka malah ada yang sudah tertular virus tersebut. Cara paling jitu untuk menyelamatkannya adalah mendapatkan obat berupa serum di Last City. Tapi, tembok pertahanan Last City begitu kokoh. Hanya satu usaha yang paling memungkinkan bisa mendapatkan serum itu, yakni melalui Teresa, teman mereka, yang dianggap berkhianat karena sudah bergabung dengan WCKD. Lantas Bagaimana Thomas bisa masuk Last City dan mendapatkan serum untuk mengobati seorang temannya?

Dibandingkan dengan dua Maze Runner terdahulu, film versi The Death Cure ini lebih banyak bumbu dramatiknya, yang terpicu dari konflik variatif antartokohnya. Konflik memuncak pada tiga perempat menjelang akhir cerita. Pada titik ini, adegan klimaks yang bertabur action dan situasi dramatik membuahkan ramuan mujarab untuk mengedor-gedor emosi penonton. Adegan hiperbolis penyelamatan anak-anak dalam bis adalah salah satu adegan yang memukau. Tentu saja, ada sejumlah adegan lainnya, yang  membuat film ini sangat menghibur.

Maze Runner The Death Cure pantas jadi tontonan pilihan remaja secara sehat. Nyaris tanpa adegan kekerasan yang ekstrem dan ngilu, apalagi mengerikan. Tapi rentetan action film ini tetap layak mendapatkan pujian. [][teks yogirudiat | foto Gotham Group
Temple Hill Entertainment]