}
Death Wish: Dokter Penumpas Kejahatan
Film

Death Wish: Dokter Penumpas Kejahatan

by Yogira
Fri, 09-Mar-2018

Ketika angka kriminalitas meningkat dan polisi kewalahan, perlukah warga turun tangan? Bolehkah main hakim sendiri? Pertanyaan ini bisa jadi premis awal untuk menguak kisah film Death Wish, besutan Eli Roth. Bintang utamanya adalah Bruce 'Die Hard' Willis.

Stereotipe penokohan Bruce Willis biasanya polisi. Namun dalam film Death Wish, dia berperan sebagai Paul Kersey, dokter bedah kaya, yang sangat mencintai keluarga. Suatu kali, Kersey bertugas malam di rumah sakit. Dia meminta istrinya, Lucy [Elisabeth Shue] dan puteri semata wayangnya, Jordan [Camila Morrone] untuk tinggal saja di rumah.

Namun petaka terjadi. Beberapa orang maling menyatroni  \rumah Kersey. Lucy mengendus kedatangan orang-orang jahat itu. Tapi malang tak kepalang. Lucy dan Jordan jadi korban penganiayaan. Lucy tewas. Jordan sekarat, lalu dilarikan ke rumah sakit. Kersey terpana. Kejadian naas ini membuatnya terpuruk.

Duet detektif, Kevin Raines [Dean Norris] dan Leonore Jackson [Kimberly Elise] menyelidiki kasus perampokan dan penganiayaan di rumah Kersey. Namun upaya mereka belum membuahkan hasil. Inilah yang bikin Kersey kesal. Dia ogah tinggal diam menanti penyelidikan. Maka, Kersey mencoba mencari tahu, siapa saja yang menghancurkan kehidupan keluarganya.

Ketika terjadi tembak-tembakan antara Kersey dan anggota geng di jalan, ada orang lain yang merekam situasi itu. Dalam rekaman, wajah Kersey tak jelas karena memakai jaket tudung [hoodie]. Tapi dia berhasil menembak hingga tewas seorang penjahat. Sejak itulah, Kersey terkenal di kota Chicago dengan julukan “malaikat pencabut nyawa”. Pro dan kontra meluas di masyarakat. Ada yang bilang, Kersey penumpas kejahatan. Sebagian lagi menilai, ulah Kersey berbahaya karena bisa ditiru orang lain, dan dia tak pantas main hakim sendiri. Lantas, bagaimana bisa seorang dokter seperti Kersey bisa jadi pembunuh berdarah dingin?

Death Wish artinya “cari mati”. So, siapapun yang menganggu bahkan merusak keluarga Kersey, berarti dia cari mati. Kersey akan memburunya sekaligus membunuhnya.

Film ini seperti diangkat dari kisah nyata karena melihat jalan ceritanya seperti realistis dan masuk akal. Tapi ternyata Death Wish diangkat dari novel berjudul sama, karangan Brian Garfield. Ini juga adalah film remake dengan judul sama, rilis pada tahun 1974. Pada Death Wish versi jadul, pemeran Paul Kersey adalah Charles Bronson. Bedanya lagi, karakter Paul Kersey pada produksi lama adalah seorang arsitektur.

Sang sutradara, Eli Roth mencoba menyuguhkan aksi kekerasan ala kaum urban metropolitan. Beberapa adegan terkadang bikin ngeri tapi tampak apa adanya, tak lebay dramatisasi. Eli memang beberapa kali menyutradarai film horor. Jadi, dia bisa mengemas ketegangan psikologis lumayan baik. Apalagi Eli adalah sahabat sutradara Quentin Tarantino, yang terkenal dengan pengarahan adegan kekerasan yang khas dan mengerikan. Ya, mungkin visi mereka sama untuk urusan ini.

Kabarnya, sebelum menjatuhkan pilihan akhirnya kepada Bruce Willis, tim kasting film ini sempat mempertimbangkan aktor lain untuk memerani tokoh Paul Kersey. Mereka adalah: Liam Neeson, Russell Crowe, Matt Damon, Benicio Del Toro, Will Smith, dan Brad Pitt. Entah mengapa Bruce yang terpilih. Tapi yang jelas, Bruce sebenarnya kadung melekat dengan karakter John McClane dalam film Die Hard. Jadi, ketika menonton aksinya dalam film ini, sosok McClane seperti menitis kepada tokoh Paul Kersey. Menurutmu, siapakah yang lebih pantas memerani Paul Kersey selain Bruce Willis? [][teks yogirudiat | foto Scott Free Productions, MGM Studios