}
Winchester: Sarah dan Rumah Kutukannya
Film

Winchester: Sarah dan Rumah Kutukannya

by Intern
Wed, 14-Mar-2018

Sarah Winchester [Helen Mirren] pewaris kekayaan Winchester Repeating Arms Company. Sarah membangun sebuah rumah terpencil di San Fransisco yang dikenal Winchester Mystery House.

Dibangun selama puluhan tahun dan berdiri dengan banyak ruangan, rumah tersebut tampak seperti puri berhantu. Setiap hari tak pernah berhenti membangun rumah yang kini telah terdiri dari 161 ruangan, hingga menyerupai sebuah labirian yang tak berujung.

Pada 1884, Sarah menjadi pewaris kekayaan Winchester, sebagai seorang janda dari William Wirt Winchester, pemilik perusahaan senjata. Sarah membangun rumah itu setelah suami dan anak perempuannya meninggal dunia yang membuat Sarah mengalami depresi yang mendalam. Rumah ini merupakan rumah tanpa akhir, karena dibangun 24 jam tanpa henti selama 38 tahun.

Suatu ketika, seorang psikiater bernama Eric Price [Jason Clarke] diminta untuk tinggal di rumah megah itu untuk mengamati kesehatan Sarah yang semakin hari terlihat aneh. Bersama keponakannya, Marion [Sarah Snook] dan Henry [Finn Scicluna-O'Prey], Sarah tinggal di rumah tersebut.

Seiring berjalannya waktu, banyak kejadian aneh yang dirasakan Eric. Awalnya Eric merasa itu hanya halusinasi yang ia rasakan, sampai akhirnya ia melihat langsung beberapa arwah yang ada pada rumah 4,5 hektar tersebut.

Setiap tengah malam, lonceng yang ada di atap rumah Sarah berbunyi kencang, dan saat bersamaan, Sarah merasakan ada roh yang masuk ke dalam tubuhnya. Berbicara sepanjang malam dengan roh jahat adalah rutinitas Sarah yang dilakukan selama bertahun-tahun. Eric yang menyadari kejanggalan itu mencoba mencari tahu dengan memasuki ruangan-ruangan terlarang di rumah Sarah, dan ternyata benar dugaannya selama ini. Pada satu lorong, terdapat banyak ruangan yang ditutup dengan kayu dan 13 paku.

Keesokan harinya, Sarah menceritakan semua hal yang dirasakannya selama ini kepada Eric. "Kamu percaya kutukan? Saya akan menceritakannya sekarang," ujar Sarah. Mendengar itu, Eric merasa bahwa Sarah memang benar mengalami depresi berat. Namun, Sarah mencoba membuktikan hal tersebut dengan membawa Eric ke sebuah ruangan yang penuh senjata.

Kejadian menyeramkan kembali mereka rasakan, saat tengah malam ketika lonceng berbunyi, Henry tiba-tiba hilang dari kamarnya. Raga Henry kini dirasuki roh korban Winchester.

Berhasilkah Sarah dan Eric mengatasi kutukan di rumah itu?

Film ini terinspirasi dari kisah nyata yang dialami Sarah Winchester. Ia dapat berkomunikasi dengan roh-roh yang memintanya membangun rumah sebagai tempat tinggal para korban Winchester yang terbunuh.

Besutan Michael Spierig dan Peter Spierig ini bisa jadi pilihan film horor yang bakal membawa keseruan tersendiri. [][teks @syahrima | foto CBS Films]